Kemlu RI Protes Israel Pasang Spanduk Propaganda di RS Indonesia

Kemlu RI Protes Israel Pasang Spanduk Propaganda di RS Indonesia
Foto: Ilustrasi Kemlu RI Protes Israel Pasang Spanduk Propaganda di RS Indonesia.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melayangkan protes keras terhadap tindakan militer Israel yang memasang spanduk propaganda di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza pada Rabu (22/4/2026). Fasilitas medis yang dibangun dari solidaritas masyarakat Indonesia tersebut kini dalam kondisi hancur akibat serangan udara.

Sebagaimana dilansir dari Kompas, spanduk bertajuk Roaring Lion tersebut dipasang di sisa-sisa bangunan yang seharusnya menjadi zona perlindungan bagi warga sipil. Kampanye Roaring Lion sendiri merupakan operasi udara Israel ke Iran pada Februari 2026 yang menargetkan kepemimpinan tertinggi negara itu.

Pemerintah Indonesia memberikan penegasan bahwa rumah sakit merupakan simbol kemanusiaan yang tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan perang. Langkah Israel ini dinilai sebagai bentuk provokasi di tengah situasi konflik yang masih memanas sejak Oktober 2023.

"Indonesia mengutuk keras dan memprotes pemasangan spanduk Roaring Lion oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza," bunyi pernyataan Kemlu RI melalui akun resmi media sosial X.

Otoritas diplomatik Indonesia menyoroti bahwa penggunaan simbol militer di atas fasilitas kesehatan yang luluh lantak merupakan tindakan yang mencederai prinsip-prinsip kemanusiaan universal. Pengaitan reruntuhan rumah sakit dengan operasi militer tertentu dianggap sebagai langkah yang tidak memiliki dasar pembenaran.

"Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang hancur, terutama jika dikaitkan dengan operasi militer tertentu, merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan," lanjut pernyataan Kemlu RI.

Kementerian tersebut juga mengingatkan kembali fungsi utama dari bangunan yang berlokasi di wilayah utara Gaza itu. Rumah Sakit Indonesia ditegaskan sebagai tempat pengabdian medis bagi warga Palestina, bukan bagian dari struktur pertahanan atau intimidasi psikologis.

"Tindakan ini merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina," tutur Kemlu RI.

Pernyataan resmi tersebut juga mendesak agar Israel mematuhi regulasi internasional yang menjamin keamanan infrastruktur publik di wilayah konflik. Indonesia menuntut adanya pertanggungjawaban hukum atas setiap serangan yang menyasar tenaga medis dan sarana kesehatan.

"Indonesia menyerukan kepada Israel untuk menghentikan semua tindakan yang melanggar perlindungan infrastruktur sipil dan untuk memastikan pertanggungjawaban atas serangan terhadap fasilitas medis di Gaza," bunyi pernyataan Kemlu RI.

Kondisi Rumah Sakit Indonesia terus memburuk seiring berlanjutnya invasi militer di wilayah tersebut. Selain kerusakan infrastruktur, Direktur Rumah Sakit Indonesia, dr. Marwan Al Sultan, juga telah dilaporkan meninggal dunia akibat serangan yang mengenai kediamannya pada Juli 2025.

Artikel terkait

Rekomendasi