Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menuntaskan pembangunan Jembatan Bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Infrastruktur ini difungsikan khusus guna mendukung kelancaran proyek Sekolah Rakyat (SR) Tahap II.
Kehadiran jembatan ini mempermudah akses alat berat dan pengiriman material bangunan menuju titik lokasi sekolah. Seperti dikutip dari Kompas, langkah ini diharapkan mampu mempercepat durasi pengerjaan di lapangan secara signifikan.
Pemasangan jembatan tersebut merupakan realisasi instruksi Menteri PU, Dody Hanggodo. Fokus utamanya adalah penguatan dukungan infrastruktur agar pembangunan sarana pendidikan di wilayah Brebes tidak terhambat kendala akses.
Proyek ini melibatkan sinergi antara Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa TengahÔÇôDIY dengan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Kolaborasi lintas unit ini menjadi kunci percepatan mobilitas logistik proyek.
Dody menjelaskan bahwa ketersediaan akses jalan serta jembatan adalah infrastruktur dasar yang sangat krusial. Hal ini tidak hanya memengaruhi aktivitas publik, tetapi juga menjadi penentu keberhasilan pembangunan layanan pendidikan.
"Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan SR, termasuk kolaborasi antar unit organisasi, di antaranya untuk mengatasi keterbatasan akses dalam mobilisasi material pembangunan. Segala daya dan upaya akan kita lakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat untuk adik-adik kita, dapat selesai dengan tepat waktu, tepat kualitas dan tepat biaya," ujar Dody, Kamis (14/5/2026).
Jembatan Bailey yang dipasang memiliki spesifikasi lebar 4 meter dan mampu menahan beban kendaraan hingga 25 ton. Meskipun bersifat temporer, struktur ini dirancang kokoh untuk melayani lalu lintas kendaraan logistik berat.
Fungsi utamanya mencakup pengangkutan lebih dari 2.000 ton struktur rangka baja ke lokasi proyek SR. Selain itu, jembatan ini menjadi jalur utama bagi truk mixer yang membawa material beton untuk kebutuhan pengecoran konstruksi.
Pembangunan SR Tahap II di Kabupaten Brebes masuk dalam daftar program prioritas pemerintah pusat. Target utamanya adalah memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari kalangan keluarga kurang mampu.
Pemerintah menargetkan sekolah tersebut dapat segera beroperasi pada tahun ajaran baru 2026. Oleh karena itu, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui koordinasi intensif antar pemangku kepentingan guna memastikan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.