Kementerian Haji Arab Saudi Tingkatkan Layanan Call Center 24 Jam

Kementerian Haji Arab Saudi Tingkatkan Layanan Call Center 24 Jam
Foto: Ilustrasi Kementerian Haji Arab Saudi Tingkatkan Layanan Call Center 24 Jam.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terus meningkatkan fasilitas bagi para jemaah melalui penguatan saluran komunikasi langsung. Fasilitas ini diwujudkan lewat penyediaan nomor terpadu yang beroperasi selama 24 jam penuh untuk melayani jemaah dari berbagai negara.

Dilansir dari Detikcom, otoritas setempat menyediakan nomor khusus 1966 sebagai pusat bantuan. Layanan call center ini dipersiapkan untuk merespons segala bentuk pertanyaan hingga aduan teknis yang dialami jemaah sepanjang waktu di Tanah Suci.

Pihak kementerian menyediakan dukungan dalam 11 bahasa berbeda pada layanan tersebut. Kebijakan ini diambil guna memastikan kendala bahasa tidak menjadi penghambat bagi jemaah global dalam berkomunikasi dengan petugas.

Melalui saluran komunikasi ini, jemaah dapat mengakses berbagai informasi penting dan meminta pertolongan dalam situasi darurat. Sistem tersebut juga memfasilitasi pelaporan masalah terkait kualitas layanan yang diterima jemaah selama menjalankan ibadah.

Manajemen pusat kontak terpadu ini dikelola oleh tenaga profesional yang telah melalui pelatihan khusus. Operasionalnya didukung oleh infrastruktur teknologi manajemen panggilan terkini yang terintegrasi secara sistematis.

Sistem distribusi panggilan akan bekerja secara otomatis berdasarkan spesialisasi kemampuan staf yang sedang bertugas. Hal ini memungkinkan jemaah terhubung langsung dengan petugas yang memiliki kompetensi bahasa atau teknis yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Infrastruktur modern ini diklaim mampu mempercepat akurasi respons dan efisiensi kerja petugas di lapangan. Setiap laporan akan terus dipantau melalui koordinasi ketat dengan berbagai instansi terkait dalam satu ekosistem kerja.

Aplikasi Kawal Haji untuk Jemaah Indonesia

Pemerintah Indonesia turut menyediakan fasilitas serupa untuk mempermudah jemaah haji asal Tanah Air. Jemaah kini dapat menyampaikan berbagai kendala yang ditemukan di lapangan melalui platform digital bernama aplikasi Kawal Haji.

Ali Sadikin selaku Pelaksana Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji Jeddah menjelaskan kegunaan platform tersebut. Aplikasi ini berfungsi sebagai kanal pelaporan terpadu yang dapat diakses baik oleh jemaah maupun petugas.

Berbagai kendala mulai dari urusan konsumsi, akomodasi, hingga transportasi dapat dilaporkan melalui aplikasi ini. Selain itu, jemaah dapat menggunakannya dalam kondisi darurat seperti saat tersesat atau kehilangan barang berharga.

Platform tersebut juga mencakup layanan laporan terkait masalah kesehatan serta bimbingan ibadah selama di Makkah dan Madinah. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi jemaah haji Indonesia sepanjang prosesi ibadah berlangsung.

"Setiap laporan yang masuk akan langsung diteruskan ke petugas sesuai bidangnya, sehingga penanganan bisa lebih cepat dan efektif," ujar Ali di Kantor Daker Makkah, Minggu (26/4/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi