Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan konser grup vokal legendaris asal Taiwan, F Forever (F4), di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta. Acara berskala besar ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa Indonesia kini memiliki kapasitas mumpuni untuk menyelenggarakan pertunjukan musik kelas internasional.
Irene Umar, selaku Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), menyampaikan rasa bangganya terhadap perkembangan industri seni pertunjukan di tanah air. Menurutnya, keberhasilan konser tersebut menunjukkan pertumbuhan subsektor ekonomi kreatif yang semakin pesat dan profesional.
Indonesia Sebagai Tuan Rumah Pertunjukan Kelas Dunia
Irene menegaskan bahwa kehadiran bintang internasional sekelas F4 merupakan indikator bahwa industri kreatif nasional kian dipercaya oleh talenta global. Kemegahan acara yang tersaji di Indonesia Arena tersebut mencerminkan kematangan ekosistem seni pertunjukan Indonesia dari waktu ke waktu.
Bagi pemerintah, fenomena ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga tuan rumah yang kompetitif di kancah global. Kualitas produksi yang ditampilkan dalam konser tersebut dinilai telah memenuhi standar tinggi yang diharapkan oleh penonton internasional.
Poin penting mengenai keunggulan penyelenggaraan konser di Indonesia menurut Wamenekraf:
- Kapasitas besar Indonesia dalam menghadirkan pertunjukan berskala internasional dengan kualitas yang terjaga.
- Kemajuan signifikan pada teknologi tata panggung dan pengaturan audiovisual yang semakin mutakhir.
- Kematangan industri kreatif lokal dalam bersaing secara kompetitif dengan negara-negara lain.
- Pengalaman penonton yang semakin berkesan berkat pengelolaan acara yang profesional dan terstruktur.
Pernyataan ini disampaikan Irene Umar dalam keterangan resminya yang diterima pada hari Senin, tanggal 1 Juni 2026. Ia menekankan bahwa kesuksesan ini harus menjadi momentum bagi para pelaku industri kreatif untuk terus berinovasi.
Konsep Panggung Modern di Konser F Forever
Konser bertajuk F Forever tersebut membawa suasana nostalgia yang luar biasa bagi para penggemarnya di Jakarta. Grup legendaris ini tampil lengkap dengan formasi Jerry Yan, Vic Zhou, Vaness Wu, serta kehadiran istimewa vokalis band Mayday, Ashin.
Salah satu daya tarik utama dalam konser ini adalah penggunaan konsep panggung 360 derajat yang sangat megah. Desain panggung ini memungkinkan para idola untuk berinteraksi lebih dekat dengan penggemar dari berbagai sudut ruangan.
Berikut adalah detail teknis yang menonjol dalam produksi konser F Forever di Jakarta:
| Aspek Produksi | Detail Spesifikasi |
|---|---|
| Konsep Panggung | Desain melingkar 360 derajat yang memanjang ke area penonton. |
| Teknologi Visual | Penggunaan layar LED berukuran masif di seluruh sisi panggung. |
| Narasumber Utama | Jerry Yan, Vic Zhou, Vaness Wu, dan Ashin (Mayday). |
| Lokasi Acara | Indonesia Arena, Senayan, Jakarta. |
Kombinasi antara teknologi layar LED raksasa dan struktur panggung yang melingkar memberikan pengalaman visual yang sangat imersif bagi penonton. Hal ini sejalan dengan pernyataan Irene Umar mengenai pertumbuhan teknologi dalam industri seni pertunjukan nasional.
Dampak Ekonomi dan Optimisme Sektor Kreatif
Selain memberikan hiburan, konser besar seperti ini juga diyakini memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Ekonomi Kreatif sebelumnya juga menyatakan keyakinannya bahwa sektor kreatif memiliki andil besar dalam pertumbuhan ekonomi RI yang mencapai 5,61%.
Tren positif ini diperkuat dengan banyaknya jadwal konser artis internasional lainnya di Indonesia dalam waktu dekat. Mulai dari kehadiran The Weeknd yang dijadwalkan tampil dua hari di JIS, hingga rencana penampilan grup K-Pop papan atas, BTS, di Jakarta.
Pemerintah terus mendorong kolaborasi antara promotor lokal dan investor global untuk mengembangkan destinasi wisata selain Bali melalui kegiatan hiburan. Dengan tata kelola yang baik, Indonesia diharapkan terus menjadi tujuan utama tur musik dunia di kawasan Asia Tenggara.
Dukungan regulasi dan infrastruktur yang lebih baik menjadi kunci agar industri pertunjukan musik terus berkembang stabil. Dengan begitu, masyarakat Indonesia dapat menikmati hiburan kelas dunia tanpa harus bepergian ke luar negeri.