Kemenhub Bantah Pria Diduga Penipu Kreator Konten Merupakan ASN

Kemenhub Bantah Pria Diduga Penipu Kreator Konten Merupakan ASN
Foto: Ilustrasi Kemenhub Bantah Pria Diduga Penipu Kreator Konten Merupakan ASN.

Kementerian Perhubungan membantah klaim seorang pria bernama Sadam yang diduga menipu seorang kreator konten dengan modus menawarkan perjalanan gratis dan mengaku sebagai pegawai lembaga tersebut. Kasus dugaan penipuan ini menimpa Chery Gus (38) di Stasiun Duri, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (7/5/2026), seperti dilansir dari Megapolitan.

Klarifikasi mengenai status kepegawaian pelaku yang saat kejadian menggunakan seragam biru Korps Pegawai Republik Indonesia langsung disampaikan oleh pihak kementerian terkait.

"Kami konfirmasi bahwa yang bersangkutan bukan ASN Kementerian Perhubungan," kata Plt Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Kementerian Perhubungan, Farida Mahmudah, Sabtu (16/5/2026).

Pihak kementerian kini tengah melakukan koordinasi internal guna menentukan langkah penegakan hukum yang tepat terkait pencatutan identitas tersebut.

"Untuk pelaporan ke kepolisian, kami sedang mohon saran dari Biro Hukum kami," ujar Farida.

Langkah preventif dan pengamanan juga segera diambil oleh pihak operator transportasi kereta komuter demi mencegah perulangan insiden di area stasiun.

"Sistem ini merupakan sistem pengenal wajah seluruh pengguna Commuter Line yang sudah dimasukan ke data base sistem, yang akan memberikan notifikasi jika terdapat kecocokan," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda.

Petugas PT KCI kini telah memasukkan data wajah terduga pelaku ke sistem pemantauan digital dan menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada korban.

Di sisi lain, korban yang kehilangan uang total Rp 1 juta secara bertahap itu awalnya hanya berniat membagikan kejadian tersebut ke media sosial agar publik waspada.

"Tadinya enggak ada niatan. Aku kayak ya udahlah hanya satu juta pikirku. Terus yang penting netizen tahu mukanya dia udah untuk berhati-hati gitu," ungkap Chery.

Namun, setelah berkomunikasi dengan petugas stasiun dan mengetahui pelaku diduga telah beraksi beberapa kali, ia mulai memikirkan ulang untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

"Setiap aku ngomong di chat, dia kasih kode langsung ÔÇÿGopay Saddam Husein.ÔÇÖ Jadi kayak perintah gitu. Enggak tahu ya ini apa ya. Soalnya sebenernya aku juga orangnya pelit kok sama orang," tutur Chery.

Artikel terkait

Rekomendasi