Kemenhan Tegaskan Kerja Sama Pertahanan RI Berpegang Politik Bebas Aktif

Kemenhan Tegaskan Kerja Sama Pertahanan RI Berpegang Politik Bebas Aktif
Foto: Ilustrasi Kemenhan Tegaskan Kerja Sama Pertahanan RI Berpegang Politik Bebas Aktif.

Kementerian Pertahanan memberikan tanggapan resmi terhadap kekhawatiran yang dilontarkan oleh pemerintah Tiongkok. Pihak Tiongkok sebelumnya memperingatkan agar kemitraan pertahanan yang dijalin Indonesia tidak merugikan negara lain serta tetap fokus pada upaya perdamaian.

Dilansir dari Kompas, komitmen Indonesia dalam menjalin hubungan militer internasional ini dipertegas oleh Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin. Penegasan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan bersama para purnawirawan TNI di kantor Kementerian Pertahanan RI pada Jumat pagi.

Sjafrie Sjamsoeddin juga memberikan penjelasan mendalam mengenai kesepakatan kerja sama pertahanan antara Republik Indonesia dan Amerika Serikat. Kesepakatan strategis tersebut sebelumnya telah disahkan melalui pertemuan resmi di Pentagon.

Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Rico Ricardo Sirait, seluruh langkah diplomasi pertahanan Indonesia selalu berpijak pada prinsip politik luar negeri yang bebas aktif. Hal ini menjadi fondasi utama bagi pemerintah dalam berinteraksi dengan negara mana pun di dunia.

Rico Ricardo Sirait juga memastikan bahwa setiap kerja sama yang dibangun tidak akan mengabaikan prinsip kemandirian bangsa. Pemerintah Indonesia tetap menjamin serta menghormati kedaulatan setiap negara dalam setiap proses kolaborasi pertahanan yang dilakukan.

Artikel terkait

Rekomendasi