Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia resmi mengumumkan kelulusan 97.122 guru binaan dalam program sertifikasi guru angkatan keempat pada Selasa (17/3/2026). Pengumuman ini menjadi puncak dari proses pembinaan yang telah berjalan sejak tahun 2025 bagi tenaga pendidik di bawah naungan instansi tersebut.
Sebagaimana dilansir dari Edukasi, puluhan ribu guru yang dinyatakan lulus tersebut mencakup 31 bidang studi yang berbeda. Kelompok ini terdiri dari Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum, guru madrasah untuk mata pelajaran agama maupun umum, hingga guru agama Katolik, Kristen, dan Khonghucu.
"Ini menjadi kabar baik menjelang lebaran yang menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi guru dan keluarga," tutur Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno.
Penetapan status tersertifikasi ini memiliki dampak langsung terhadap hak keuangan para pendidik. Direktur Pendidikan Agama Islam sekaligus Panitia Nasional PPG Kemenag, M. Munir, menjelaskan bahwa sertifikasi merupakan langkah strategis untuk mengukuhkan kompetensi profesional sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi pengajar.
"Kelulusan 97.122 guru pada angkatan 4 ini juga menegaskan keberpihakan nyata Kementerian Agama terhadap peningkatan kesejahteraan guru. Dengan status tersertifikasi, para guru berhak memperoleh tunjangan profesi guru sesuai ketentuan. Ini diharapkan dapat semakin memotivasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia," jelas M. Munir.
Munir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit teknis, perguruan tinggi penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan para peserta yang telah mengikuti rangkaian proses secara serius. Pemerintah berharap hasil ini menjadi katalis positif bagi layanan pendidikan nasional di masa mendatang.