Kemenag Jombang Distribusikan Koper 1.267 Calon Jemaah Haji 2026

Kemenag Jombang Distribusikan Koper 1.267 Calon Jemaah Haji 2026
Foto: Ilustrasi Kemenag Jombang Distribusikan Koper 1.267 Calon Jemaah Haji 2026.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang mulai mendistribusikan koper kepada 1.267 calon jemaah haji (CJH) pada Kamis, 16 April 2026, sebagai langkah persiapan keberangkatan menuju Tanah Suci. Proses ini dilakukan untuk memastikan kesiapan logistik jemaah asal Jawa Timur tersebut sebelum memasuki jadwal pengumpulan resmi.

Berdasarkan data yang dilansir dari Cahaya, mayoritas perlengkapan berupa koper telah sampai ke tangan para jemaah. Dari total ribuan calon haji yang terdaftar, tercatat sebanyak 1.258 koper sudah diterima, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian administrasi logistik.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengonfirmasi bahwa tahapan awal pendistribusian telah berjalan sesuai rencana di wilayah tersebut.

"Sudah, semua koper sudah didistribusikan ke jemaah haji," ucap Ilham Rohim, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang.

Meskipun sebagian besar koper telah tersalurkan, masih terdapat 13 koper yang saat ini dalam status penantian kiriman tahap berikutnya. Pihak otoritas setempat memastikan kekurangan tersebut akan segera tertangani sebelum jadwal pengumpulan kembali dimulai.

"Masih menunggu distribusi," kata Ilham.

Panitia penyelenggara haji telah menetapkan pembagian waktu pengumpulan koper berdasarkan kelompok terbang (kloter). Kloter 60 dan 61 dijadwalkan pada Senin, 4 Mei 2026, sedangkan Kloter 62 dan 63 dijadwalkan pada Selasa, 5 Mei 2026, dengan pembagian sif pagi dan siang guna mencegah antrean panjang.

Ilham menjelaskan mekanisme pengiriman logistik ini akan mendahului jadwal keberangkatan fisik para jemaah ke titik embarkasi Surabaya.

"Kami juga mengingatkan bahwa koper jemaah akan diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya sekitar lima jam sebelum kedatangan jemaah," ungkap Ilham.

Manajemen waktu yang ketat diterapkan agar alur logistik di lokasi pengumpulan tidak mengalami kendala teknis. Jemaah diharapkan datang tepat waktu sesuai dengan jendela jam yang telah dialokasikan bagi masing-masing kloter.

"Dengan adanya pembagian waktu ini, diharapkan pengumpulan koper dapat berlangsung tertib dan menghindari penumpukan di lokasi pengumpulan," pungkas Ilham.

Artikel terkait

Rekomendasi