Kejagung Geledah Kantor BGN di Kebon Sirih, Gedung Dijaga Ketat Personel Bersenjata 2026

Kejagung Geledah Kantor BGN di Kebon Sirih, Gedung Dijaga Ketat Personel Bersenjata 2026
Foto: Kejagung Geledah Kantor BGN di Kebon Sirih, Gedung Dijaga Ketat Personel Bersenjata 2026. (Illustration by Pexels)

Tim penyidik dari Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Tindakan hukum ini berlangsung pada Rabu pagi, 3 Juni 2026, di tengah pengamanan yang sangat ketat.

Berdasarkan situasi di lapangan sekitar pukul 09.30 WIB, akses masuk ke gedung BGN dijaga ketat oleh sejumlah petugas keamanan. Pintu pagar utama tampak ditutup rapat sehingga pihak luar tidak diperkenankan memasuki area perkantoran tersebut.

Beberapa fakta terkait kondisi di lokasi penggeledahan adalah sebagai berikut:

  • Petugas keamanan berjaga di pintu masuk untuk membatasi akses ke dalam gedung.
  • Pihak kejaksaan dilaporkan telah tiba di lokasi sejak dini hari, yakni sekitar pukul 02.00 WIB.
  • Sejumlah pegawai BGN tertahan di area bawah gedung dan sudah menunggu sejak pukul 06.00 WIB.
  • Deretan karangan bunga ucapan selamat untuk Kepala BGN yang baru masih terlihat di bagian depan kantor.

Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan oleh tim penyidik dilaporkan masih terus berjalan di dalam gedung. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai dokumen atau barang bukti apa saja yang disita dari lokasi tersebut.

Konfirmasi Resmi dari Kejaksaan Agung

Plh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung, Muhammad Jefri, memberikan konfirmasi resmi mengenai kegiatan tersebut. Ia membenarkan bahwa penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sedang bekerja di kantor BGN.

"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN," kata Jefri saat dimintai keterangan. Meski demikian, ia belum merinci lebih jauh mengenai durasi maupun detail teknis dari penggeledahan yang sedang berlangsung.

Perombakan Kepemimpinan di Badan Gizi Nasional

Langkah hukum ini terjadi berdekatan dengan keputusan besar Presiden Prabowo Subianto yang mencopot pimpinan tinggi di badan tersebut. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kantor Kepresidenan sehari sebelumnya.

Dadan Hindayana secara resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN bersama dua wakilnya, Lodewyk Pulung dan Sony Sanjaya. Berikut adalah rincian struktur kepemimpinan baru yang ditunjuk untuk memimpin lembaga tersebut:

Posisi Pejabat Baru Pejabat Lama
Kepala BGN Nanik S. Deyang Dadan Hindayana
Wakil Kepala I Agustina Arumsari Lodewyk Pulung
Wakil Kepala II Mayjen TNI Trenggono Sony Sanjaya

Tabel di atas merangkum transisi kepemimpinan di Badan Gizi Nasional yang dilakukan berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh. Perubahan ini diharapkan membawa perbaikan signifikan pada sistem tata kelola di internal lembaga tersebut.

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pencopotan para pejabat tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi terhadap SOP dan tata kelola organisasi. Pemerintah berharap formasi kepemimpinan yang baru dapat segera menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di BGN.

Artikel terkait

Rekomendasi