Kasus Kanker Pasien Muda di Singapura Melonjak 34 Persen

Kasus Kanker Pasien Muda di Singapura Melonjak 34 Persen
Foto: Ilustrasi Kasus Kanker Pasien Muda di Singapura Melonjak 34 Persen.

Registri Kanker Singapura melaporkan lonjakan kasus kanker pada kelompok usia di bawah 40 tahun sebesar 34 persen dalam dua dekade terakhir pada laporan yang dirilis Januari 2026. Data periode 2019-2023 menunjukkan adanya 4.995 kasus baru di kalangan anak muda.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode 2003-2007 yang hanya mencatat 3.729 kasus, sebagaimana dilansir dari Detik Health. Fenomena di Singapura ini mencerminkan tren global yang tercatat dalam studi Global Burden of Disease dengan kenaikan insiden kanker usia dini hampir 80 persen sejak 1990.

Peningkatan kasus mencakup jenis kanker yang biasanya ditemukan pada kelompok usia tua, seperti kanker kolorektal, payudara, hingga leukemia. Selain faktor lingkungan, gaya hidup sedentari atau kurang gerak menjadi salah satu pemicu utama yang kini disorot oleh para ahli kesehatan.

Kurangnya sistem pendukung yang spesifik bagi pasien muda menjadi kendala tersendiri di tengah kemajuan teknologi medis Singapura. Kelompok dukungan yang ada saat ini masih didominasi oleh pasien lanjut usia dengan topik pembicaraan yang tidak relevan bagi individu di usia produktif.

Pasien muda sering kali mengalami isolasi sosial karena harus menghentikan rencana karier atau keluarga demi menjalani pengobatan intensif. Kondisi ini diperparah dengan beban psikologis saat harus kembali bekerja, termasuk kekhawatiran akan kekambuhan penyakit serta penurunan kepercayaan diri akibat kelelahan kronis.

Artikel terkait

Rekomendasi