Kapal Terbalik Dihantam Badai Nelayan Penajam Paser Utara Ditemukan Tewas

Kapal Terbalik Dihantam Badai Nelayan Penajam Paser Utara Ditemukan Tewas
Foto: Ilustrasi Kapal Terbalik Dihantam Badai Nelayan Penajam Paser Utara Ditemukan Tewas.

Sesosok mayat pemancing ditemukan terapung oleh warga di kawasan pesisir Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu (24/5). Korban yang sempat dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut tersebut langsung dievakuasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Dilansir dari Media Indonesia, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaila, mengonfirmasi identitas korban tenggelam tersebut adalah Rizky Andrianto, seorang pemuda berusia 23 tahun. Korban merupakan warga RT 06, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, yang mengalami musibah pada hari yang sama dengan penemuan jasadnya.

"Waktu kejadian tenggelam terjadi pada Minggu siang sekitar pukul 15.00 Wita, dan laporan kami terima dari warga sekitar pukul 16.35 Wita," ujar Nurlaila di lokasi kejadian.

Peristiwa maut ini berawal ketika korban pergi memancing sejak pagi hari pukul 07.00 Wita bersama dua kerabatnya. Korban didampingi oleh kakaknya yang bernama Wahyu Setiawan (26) serta pamannya, Wahyuni (40), menuju area sekitar bagang dan Pulau Gusung dengan perahu berukuran kecil.

Situasi di laut mendadak berubah ekstrem dengan embusan angin kencang dan gelombang tinggi saat waktu menunjukkan pukul 15.00 Wita. Hempasan ombak besar tersebut langsung membalikkan kapal yang mereka tumpangi hingga tenggelam ke dalam air.

"Saat kapal terbalik, paman dan kakak korban berusaha saling menolong sambil berteriak meminta bantuan kepada kapal lain yang melintas, meskipun jaraknya cukup jauh," jelas Nurlaila.

Dua kerabat korban selamat setelah mendapat pertolongan dari kapal nelayan lain yang dikemudikan oleh Sabriansyah dan Mahyudin. Kedua saksi selamat kemudian dievakuasi menuju jembatan pintu air Kelurahan Sungai Paret, sementara korban Rizky Andrianto hanyut terbawa arus kuat sebelum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Petugas BPBD segera melakukan penanganan dan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga di rumah duka setelah proses identifikasi selesai. Melalui insiden ini, pihak berwenang mengingatkan para pelaku aktivitas laut untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya cuaca buruk.

"Kami meminta masyarakat menyiapkan alat keselamatan diri seperti life jacket atau baju pelampung. Selain itu, tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang sering memicu gelombang tinggi dan badai, karena sangat berbahaya bagi kapal berukuran kecil," pungkas Nurlaila.

Data Kejadian Kecelakaan Laut
Data KejadianKeterangan
Identitas KorbanRizky Andrianto, 23
Lokasi PenemuanPesisir Kelurahan Sungai Paret, PPU
PenyebabKapal terbalik akibat ombak besar dan angin kencang
Korban SelamatWahyu Setiawan, 26, dan Wahyuni, 40

Artikel terkait

Rekomendasi