KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Tingkatkan Kapasitas Lintas

KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Tingkatkan Kapasitas Lintas
Foto: Ilustrasi KAI Revitalisasi Peron Stasiun Bogor untuk Tingkatkan Kapasitas Lintas.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama KAI Commuter melakukan revitalisasi dan perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor untuk meningkatkan kapasitas layanan Commuter Line, seperti dilansir dari Megapolitan pada Selasa (19/5/2026).

Proyek infrastruktur yang berlangsung sejak 15 April 2026 dan ditargetkan selesai pada Juli 2026 ini bertujuan mendukung operasional rangkaian Commuter Line dengan 12 kereta (SF12). Langkah tersebut diambil guna mengantisipasi lonjakan volume penumpang yang terus tumbuh di lintas Bogor Line.

Berdasarkan data KAI, jumlah pengguna Bogor Line melonjak dari 102.054.022 penumpang pada 2022 menjadi 133.040.885 penumpang pada 2023. Angka tersebut terus merangkak naik ke posisi 145.920.264 penumpang pada 2024, lalu menyentuh 155.009.997 penumpang sepanjang 2025, dan telah mencapai 51.868.066 orang selama periode Januari hingga April 2026.

Khusus di Stasiun Bogor, pergerakan penumpang sangat padat dengan frekuensi perjalanan mencapai 392 perjalanan per hari pada hari kerja dan 373 perjalanan saat akhir pekan. Tercatat sebanyak 6.140.074 penumpang melakukan gate in dan 5.959.832 penumpang melakukan gate out di stasiun ini pada periode Januari hingga April 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa pembenahan fasilitas pelayanan ini krusial untuk menjaga kelancaran pergerakan masyarakat.

ÔÇ£Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek. Pertumbuhan volume pelanggan yang terus meningkat perlu diimbangi dengan kesiapan kapasitas stasiun dan pola operasi perjalanan agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal,ÔÇØ ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Melalui perbaikan ini, pengoperasian sarana transportasi dengan kapasitas muat yang lebih besar diharapkan mampu mengurai kepadatan pengguna jasa kereta api.

ÔÇ£Penambahan kapasitas melalui operasional rangkaian 12 kereta disiapkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Dengan kapasitas yang lebih besar dalam satu perjalanan, pelayanan diharapkan menjadi lebih lancar dan pengalaman perjalanan pelanggan semakin nyaman,ÔÇØ jelas Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Selain perpanjangan peron, proyek ini juga mencakup pembangunan kanopi baru di area jalur 6, 7, dan 8 yang terhubung ke selasar guna melindungi penumpang dari hujan serta panas. Saat ini, pengerjaan di lapangan telah memasuki tahap konstruksi calon peron baru serta pemasangan ulang tiang Listrik Aliran Atas (LAA).

Guna menjaga ketertiban selama proses revitalisasi, pihak manajemen menerapkan rekayasa arus penumpang, terutama pada jam-jam sibuk dengan mengarahkan pengguna melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang, Hall Taman Topi, dan Pintu Timur.

ÔÇ£Pengembangan dan perbaikan fasilitas pelayanan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan Commuter Line dan pelanggan. Seluruh pekerjaan dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu operasional perjalanan kereta,ÔÇØ imbuh Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Pihak KAI mengakui adanya potensi gangguan kenyamanan bagi para pelaju di sekitar area stasiun selama masa pengerjaan fisik berlangsung.

ÔÇ£Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf dan mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di area stasiun,ÔÇØ tutup Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Artikel terkait

Rekomendasi