KAI Group mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan sebesar 9,97 persen dengan total 128 juta orang yang terlayani sepanjang periode Januari hingga Maret 2026. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan volume penumpang terjadi di berbagai jenis layanan, mulai dari kereta jarak jauh hingga moda transportasi perkotaan. Kenaikan ini sejalan dengan pengembangan layanan yang dilakukan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang kian beragam, sebagaimana dilansir dari Money.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memberikan penegasan mengenai arah pengembangan fasilitas yang sedang dijalankan perusahaan. Fokus utama saat ini adalah menciptakan layanan yang inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat.
ÔÇ£KAI terus menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,ÔÇØ ujar Anne dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).
Menurut penjelasan Anne, penggunaan kereta api kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas rutin warga. Hal ini mencakup mobilitas kerja harian hingga perjalanan jarak jauh untuk keperluan keluarga.
ÔÇ£KAI terus menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,ÔÇØ ujar Anne dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).
Dalam keterangan tambahannya, ia menekankan pentingnya faktor keamanan bagi setiap individu yang menggunakan jasa transportasi kereta api. Rasa aman menjadi pilar utama dalam memberikan pengalaman perjalanan yang berkualitas.
ÔÇ£Anne bilang, dalam perjalanan kereta, tentu rasa aman dan nyaman menjadi bagian penting dari pengalaman pelanggan.ÔÇØ
Berdasarkan data operasional, Commuter Line memberikan kontribusi terbesar dengan jumlah 101,3 juta pelanggan atau tumbuh 8,11 persen. Sementara itu, layanan Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal mencatatkan 14,5 juta penumpang dengan pertumbuhan mencapai 18,4 persen.
ÔÇ£Setiap hari, jutaan masyarakat di berbagai kota mengandalkan Commuter Line untuk berpindah dari rumah ke tempat kerja, sekolah, dan kembali lagi,ÔÇØ jelas Anne.
Peningkatan jumlah pengguna juga terjadi pada layanan moda modern lainnya yang dikelola oleh grup tersebut. Anne menyebutkan bahwa pemeliharaan kualitas fasilitas tetap menjadi prioritas di tengah kenaikan arus penumpang tersebut.
ÔÇ£Di tengah pergerakan tersebut, kami terus menjaga kualitas layanan dengan menghadirkan fasilitas yang mendukung rasa aman dan kenyamanan pelanggan,ÔÇØ jelasnya.
KAI juga telah mengimplementasikan berbagai inovasi keamanan, termasuk integrasi Command Center dan penggunaan CCTV Analytics. Anne turut mengimbau peran aktif seluruh pengguna jasa untuk menjaga ketertiban di ruang publik selama perjalanan.
ÔÇ£Kami terus memperkuat sistem dan pengawasan, sekaligus mengajak pelanggan untuk saling menjaga ruang bersama agar perjalanan tetap aman dan nyaman,ÔÇØ tambah Anne.
Mengenai isu keamanan sosial, tercatat adanya 20 laporan keluhan terkait pelecehan seksual pada layanan Commuter Line selama tiga bulan pertama tahun ini. Anne memastikan bahwa setiap laporan menjadi dasar evaluasi dan perbaikan sistem secara berkelanjutan.
ÔÇ£Perjalanan yang aman hadir dari sistem yang terjaga dan kepedulian bersama. Kami ingin setiap pelanggan merasa lebih tenang sejak berangkat hingga tiba di tujuan,ÔÇØ tegas Anne.
| Layanan Kereta | Jumlah Pelanggan |
|---|---|
| Commuter Line | 101,3 Juta |
| KA Jarak Jauh & Lokal | 14,5 Juta |
| LRT Jabodebek | 7,7 Juta |
| KAI Bandara | 1,7 Juta |
| Whoosh | 1,4 Juta |
| LRT Sumsel | 1 Juta |
| KA Makassar-Parepare | 75.421 |