KAI Datangi Rumah Korban Selamat Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

KAI Datangi Rumah Korban Selamat Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
Foto: Ilustrasi KAI Datangi Rumah Korban Selamat Kecelakaan Kereta Bekasi Timur.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Kereta Commuter Indonesia mendatangi kediaman para korban selamat dari kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa, 19 Mei 2026, guna memantau proses pemulihan kesehatan mereka.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari penanganan dampak insiden fatal pada 27 April 2026 lalu, yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line hingga menewaskan 16 orang serta melukai puluhan penumpang lainnya.

Kunjungan penanggung jawab operasional tersebut terungkap melalui cerita para korban di media sosial Threads, sebagaimana dilansir dari Suara. Salah satu korban selamat membagikan momen saat petugas datang ke rumahnya untuk memastikan kondisi fisik dan mengecek pemulihan medisnya.

"Hari ini beberapa petugas KAI datang kerumah untuk confirm gimana kondisiku after kecelakaan KRL waktu itu. Enggak lupa juga mereka menanyakan terkait pelayanan kesehatan yang aku dapat ada kendala atau tidak," tulis akun @ljsviraa.

Selain memantau perkembangan kesehatan, perwakilan perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung atas tragedi yang menimpa para penumpang tersebut.

"Para petugas KAI selalu menyampaikan permintaan maaf terkait kejadian kecelakan KRL dan jawaban aku akan tetap sama 'namanya kecelakaan dan ini udah takdir kita enggak pernah ada yang tahu'," tambah akun @ljsviraa.

Dalam pertemuan itu, manajemen memberikan bingkisan berisi madu, kue kering, serta suvenir resmi Commuter Line sebagai wujud tanggung jawab sosial. Korban mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh penyedia layanan transportasi massal tersebut.

"Pihak @commuterline @kai121_ bener-bener care dan bertanggung jawab. Terimakasih banyak ya. Jujur masih ada rasa sedihnya, tapi harus semangat lagi," tulis akun @laicareekalim.

Terkait perkembangan kesehatannya saat ini, korban menyatakan bahwa situasinya sudah berangsur membaik. Perawatan medis lanjutan masih tetap dijalankan secara berkala di rumah sakit.

"Alhamdulillah sekarang aku sudah lebih baik tapi memang masih harus kontrol ke dokter," tulis akun @ljsviraa.

Artikel terkait

Rekomendasi