KAI Commuter Tutup Peron 6 sampai 8 Stasiun Bogor Selama 90 Hari

KAI Commuter Tutup Peron 6 sampai 8 Stasiun Bogor Selama 90 Hari
Foto: Ilustrasi KAI Commuter Tutup Peron 6 sampai 8 Stasiun Bogor Selama 90 Hari.

KAI Commuter resmi menutup sementara operasional peron 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor mulai Rabu (15/4/2026) sebagai bagian dari proyek pengembangan infrastruktur perkeretaapian. Langkah ini diambil untuk mendukung pekerjaan perpanjangan jalur kereta guna melayani rangkaian Commuter Line dengan formasi 12 kereta atau SF12.

Proyek pengembangan infrastruktur ini diperkirakan akan memakan waktu selama 90 hari kalender. Penutupan area peron tersebut berdampak pada perubahan alur pelayanan penumpang di stasiun keberangkatan tersibuk di Kota Bogor tersebut sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa selama proses renovasi berlangsung, area pelayanan naik dan turun penumpang akan dialihkan ke jalur lain yang tersedia.

"Selama periode pekerjaan mulai 15 April 2026, pengguna Commuter Line Bogor yang naik dan turun hanya akan dilayani di peron jalur 2-3 dan peron jalur 4-5," ujar Karina dalam keterangan resmi, Selasa (14/4/2026).

Pihak manajemen mengakui bahwa pemusatan aktivitas di jalur 2 sampai 5 berpotensi memicu kepadatan penumpang yang signifikan. Situasi ini diprediksi akan sangat terasa pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari saat volume pengguna jasa KRL mencapai puncaknya.

Guna meminimalisir risiko penumpukan, KAI Commuter telah menyiapkan sejumlah sarana pendukung termasuk selasar dan area penyeberangan sementara di sisi barat stasiun. Selain itu, akses melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dari arah Stasiun Bogor Paledang juga dibuka untuk mengurai arus orang.

Meski fasilitas tambahan telah disediakan, antrean panjang menuju peron kereta arah Jakarta diprediksi tetap tidak terhindarkan karena keterbatasan ruang peron yang beroperasi. Masyarakat yang kerap menggunakan layanan KRL diimbau untuk mempertimbangkan moda transportasi umum lain demi menghindari keterlambatan.

Bagi warga Bogor yang menuju Jakarta, tersedia layanan Transjabodetabek dari Terminal Baranangsiang, Botani Square, dan Cidangiang yang langsung terhubung ke Blok M. Pilihan lain mencakup bus Jabodetabek Residence Connexion (JRC) dari wilayah Sentul City, BNR, dan Yasmin menuju titik-titik strategis seperti Kuningan hingga Manggarai.

Pemerintah juga menyediakan layanan Bus DAMRI melalui Terminal Baranangsiang serta berbagai armada Bus AKAP dengan tujuan Kampung Rambutan, Lebak Bulus, hingga Tanjung Priok. Bagi penumpang yang menginginkan kenyamanan lebih, tersedia layanan shuttle atau travel point-to-point dari kawasan Pajajaran dan Sholeh Iskandar.

Artikel terkait

Rekomendasi