KAI Catat 128 Juta Penumpang dan Dorong Ekonomi UMK Awal 2026

KAI Catat 128 Juta Penumpang dan Dorong Ekonomi UMK Awal 2026
Foto: Ilustrasi KAI Catat 128 Juta Penumpang dan Dorong Ekonomi UMK Awal 2026.

Kereta Api Indonesia (Persero) Group mencatatkan total 128.055.072 pelanggan selama periode Januari hingga Maret 2026 di tengah peningkatan mobilitas masyarakat. Lonjakan volume penumpang ini dimanfaatkan perusahaan untuk memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di area stasiun.

Pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut mencapai 9,97 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025. Dilansir dari Money, jumlah penumpang pada triwulan pertama tahun lalu berada di angka 116,4 juta orang.

Peningkatan arus penumpang ini dipandang sebagai instrumen penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi baru bagi warga sekitar transportasi publik. Salah satu implementasinya terlihat di Stasiun Cipeundeuy, di mana ruang usaha disediakan khusus bagi pelaku lokal di titik dengan lalu lintas orang yang padat.

ÔÇ£Arus pelanggan yang terus meningkat menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas,ÔÇØ ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).

Langkah penyediaan ruang bisnis ini bertujuan agar para pengusaha kecil dapat berkembang seiring dengan tingginya frekuensi perjalanan kereta. Integrasi antara layanan transportasi dan niaga ini diharapkan mampu memperkuat identitas produk daerah di mata konsumen nasional.

ÔÇ£KAI menghadirkan ruang usaha di stasiun agar pelaku UMK dapat tumbuh bersama aktivitas perjalanan yang terus bergerak,ÔÇØ lanjut Anne Purba.

Selain fasilitas lokasi, KAI memberikan dukungan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) untuk membantu permodalan. Inovasi lainnya mencakup Teras UMK melalui program KAI Creative Space yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas produk di lokasi-lokasi strategis stasiun.

ÔÇ£Pelaku usaha dapat berjualan secara langsung kepada pelanggan, sekaligus membangun pengalaman berinteraksi yang lebih dekat dengan konsumen,ÔÇØ ujar Anne Purba.

Melalui KAI Exhibition, perusahaan juga memfasilitasi para mitra binaan untuk mengikuti berbagai pameran berskala regional hingga internasional. Program ini ditujukan untuk memperluas jaringan pasar dan kapasitas daya saing produk lokal di tingkat yang lebih luas.

ÔÇ£Melalui ruang usaha di stasiun, akses pembiayaan, hingga fasilitas promosi, KAI terus membuka peluang bagi pelaku UMK untuk berkembang dan memperkuat usahanya,ÔÇØ ujar Anne Purba.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 490 mitra binaan telah dikelola oleh KAI di seluruh wilayah operasional perusahaan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi menghubungkan mobilitas transportasi dengan penguatan ekonomi kerakyatan secara langsung.

ÔÇ£Kami ingin pertumbuhan mobilitas yang terjadi juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi,ÔÇØ tegas Anne Purba.

Artikel terkait

Rekomendasi