Perusahaan asal Jepang, OM Kiki Co., merancang fasilitas ibadah portabel bernama Prayer Room di Kota Soja, Prefektur Okayama, untuk mempermudah akses ibadah wisatawan Muslim. Produk yang dipasarkan sejak Desember lalu ini bertujuan mendukung pelaku usaha di destinasi wisata dalam menyediakan sarana praktis bagi pelancong mancanegara.
Kebutuhan akan fasilitas ini didasari oleh tantangan aksesibilitas tempat ibadah yang kerap dihadapi wisatawan saat berkunjung ke wilayah tersebut. Inovasi ini secara teknis berupa struktur kayu setinggi 180 sentimeter dengan luas lantai 150 sentimeter persegi yang mudah dipasang di berbagai lokasi, dilansir dari Detik Travel.
"Ketersediaan ruang ibadah bisa menjadi faktor yang sangat penting dalam memilih tujuan wisata," kata pengembang produk tersebut sebagaimana dikutip dari laporan Dawn pada Selasa (12/5/2026).
Pengembangan ini bermula saat seorang staf perusahaan menemui kendala saat mendampingi rekannya yang beragama Islam asal Malaysia untuk mencari tempat ibadah di Okayama. Sebagai solusi teknis, ruang shalat ini dilengkapi lantai berbahan alas tahan air guna mendukung prosedur bersuci bagi umat Islam.
Inovasi fungsional lainnya terletak pada bagian langit-langit yang memiliki penanda arah kiblat yang dapat diputar secara presisi menuju Mekkah. Kehadiran sarana ini didukung oleh data statistik yang menunjukkan besarnya urgensi fasilitas ibadah bagi segmentasi pasar Muslim.
Berdasarkan survei terhadap wisatawan Muslim di Jepang, sebanyak 72 persen responden laki-laki dan 79 persen responden perempuan menjadikan ketersediaan tempat ibadah sebagai prioritas utama dalam memilih destinasi perjalanan mereka. Pihak perusahaan menargetkan peningkatan keramahan lingkungan kerja dan wisata melalui produk ini.
ÔÇ£Saya berharap dapat meningkatkan jumlah tempat di mana orang dapat berdoa seperti biasanya, mempermudah perjalanan mereka, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah di daerah setempat, dimulai dari Okayama,ÔÇØ ujar pengembang produk tersebut.