Akses kendaraan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur terganggu setelah Jembatan Pule ambles pada Rabu (15/4/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan satu unit truk terperosok ke dalam lubang jalan saat melintasi struktur bangunan tersebut sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan proses evakuasi truk yang terjebak di titik amblasnya jalan. Berdasarkan laporan Megapolitan, warga sekitar lokasi kejadian secara swadaya mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kendaraan lain melintas di area berbahaya.
Penyebab kerusakan infrastruktur ini diduga berasal dari kondisi fondasi yang tidak lagi mampu menopang beban jalan. Camat Ciracas, Ritonga, memberikan penjelasan mengenai faktor teknis yang memicu amblesnya jalan di atas jembatan tersebut.
"Mungkin sudah lama proses erosi atau tergerusnya. Sehingga tanah yang di bawah jalan, beton kosong sehingga jalan ambles," ucap Ritonga, Camat Ciracas.
Pihak kecamatan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa yang terjadi di tengah pemukiman warga tersebut. Saat ini, koordinasi lintas sektoral antara Suku Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air sedang berlangsung untuk melakukan pemulihan fisik.
"Target satu bulan sudah bisa dilalui roda empat, untuk saat ini mobil masih memutar," jelas Ritonga, Camat Ciracas.
Selama masa perbaikan berlangsung, akses bagi kendaraan roda empat ditutup sepenuhnya dan dialihkan melalui rute alternatif. Pengemudi mobil diarahkan untuk melintasi Jalan Centex atau Jalan H Baping yang terhubung langsung dengan Jalan Raya Ciracas.
"Jadi pesepada motor itu bisa melewati sisi sungai jembatan ambles yang tembus ke jalan SMPN 171 Rambutan," tutur Ritonga, Camat Ciracas.
Meskipun perbaikan sedang berjalan, pengendara sepeda motor masih diizinkan melintasi jalur kecil di sisi jembatan yang kondisinya dinyatakan masih stabil. Petugas di lapangan terus memantau pergerakan tanah di sekitar lokasi perbaikan guna memastikan keamanan para pengendara yang melintas.