Seorang jemaah calon haji kloter 2 asal Kabupaten Lombok Tengah batal diberangkatkan ke Tanah Suci pada Kamis (23/4/2026) setelah didiagnosis menderita stroke. Tim medis menyatakan kondisi kesehatan jemaah tersebut tidak layak untuk melakukan penerbangan, sebagaimana dilansir dari Kompas.
Pihak otoritas kesehatan segera mengambil tindakan medis lanjutan dengan membawa pasien tersebut ke fasilitas kesehatan setempat. Keputusan ini diambil guna memastikan pasien mendapatkan perawatan intensif segera setelah serangan terjadi.
"Yang bersangkutan dirujuk ke rumah sakit sebelum masuk asrama haji," ujarnya Laman, Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTB.
Panitia penyelenggara memastikan kuota kloter 2 tetap terisi penuh meskipun terdapat satu pembatalan mendadak. Posisi kosong tersebut langsung digantikan oleh jemaah cadangan yang telah disiapkan sebelumnya.
"Karena kita sudah siapkan pengganti dari kloter 7 juga dari Kabupaten Lombok Tengah atas nama Masrin Gafar," katanya Laman.
Total jemaah kloter 2 yang diberangkatkan berjumlah 393 orang, yang terdiri dari 211 laki-laki dan 182 perempuan. Kelompok ini didominasi oleh lansia dengan jumlah mencapai 86 orang, sementara 307 jemaah lainnya berada di bawah kategori usia tersebut.
| Kategori | Detail |
|---|---|
| Total Jemaah | 393 Orang |
| Jemaah Laki-laki | 211 Orang |
| Jemaah Perempuan | 182 Orang |
| Jemaah Lansia (>65 thn) | 86 Orang |
| Jemaah Tertua | Tekad Kejat (87 thn) |
| Jemaah Termuda | Muhammad Zaki Abidin (20 thn) |
Kesiapan dokumen perjalanan untuk seluruh anggota kloter ini juga telah diverifikasi oleh otoritas terkait sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi. Rombongan dijadwalkan terbang melalui Bandara Lombok pada pukul 07.35 WITA.
"Dari sisi keimigrasian seperti paspor dan visa, jemaah haji kloter 2 sudah dinyatakan lengkap dan siap diberangkatkan," ujarnya Laman.
Sementara itu, perkembangan positif dilaporkan dari rombongan kloter 1 asal Kabupaten Lombok Timur yang telah tiba lebih awal di Madinah. Laporan tim pendamping menunjukkan seluruh jemaah dalam kondisi kesehatan yang stabil.
"Alhamdulillah, jemaah haji kita dari kloter 1 Lombok Timur sudah tiba di Madinah dengan keadaan selamat dan sehat walafiat," kata Laman.
Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Lombok secara keseluruhan mengelola pemberangkatan 5.798 jemaah yang terbagi ke dalam 15 kloter. Sebanyak 80 petugas dikerahkan untuk mendampingi para jemaah, di mana 190 orang di antaranya merupakan kelompok lansia dengan rata-rata usia di atas 65 tahun.