Lima Jemaah Haji Embarkasi Lombok Meninggal di Arab Saudi

Lima Jemaah Haji Embarkasi Lombok Meninggal di Arab Saudi
Foto: Ilustrasi Lima Jemaah Haji Embarkasi Lombok Meninggal di Arab Saudi.

Sebanyak lima jemaah haji asal Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci, Arab Saudi, berdasarkan konfirmasi otoritas terkait pada Kamis (28/5). Korban yang wafat terdiri dari tiga jemaah perempuan dan dua jemaah laki-laki, yang berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Tengah.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhamad Amin, dilansir dari Media Indonesia. Ia menjelaskan bahwa seluruh kasus kematian ini terjadi sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Sampai saat ini total kematian yang dilaporkan ada lima orang. Tiga perempuan dan dua laki-laki," ujar Lalu Muhamad Amin.

Evaluasi medis menunjukkan bahwa kondisi kesehatan jemaah hingga menyebabkan kematian dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Faktor-faktor tersebut meliputi usia lanjut, keberadaan penyakit penyerta (komorbid), serta kelelahan ekstrem yang dipicu oleh suhu tinggi di Arab Saudi.

"Jadi, beberapa jemaah yang kondisinya menurun diperkirakan mengalami kelelahan berlebih sehingga kesehatan menurun hingga meninggal," terang Lalu Muhamad Amin.

Secara umum, kondisi jemaah haji asal NTB dari kloter 1 hingga kloter 15 pascapuncak haji dipastikan dalam keadaan sehat. Kendati demikian, observasi ketat tetap dilakukan oleh tim kesehatan terhadap sejumlah jemaah yang mengalami penurunan kondisi fisik akibat aktivitas berat.

"Saat melempar jumrah, beberapa jemaah menunjukkan penurunan kondisi fungsional atau kelelahan berlebih. Penurunan sering terjadi setelah aktivitas saat kembali ke hotel, sehingga fisik jemaah drop," pungkas Lalu Muhamad Amin.

Artikel terkait

Rekomendasi