Jemaah Haji Indonesia Mulai Kirim Oleh-oleh Lewat Layanan Kargo Madinah

Jemaah Haji Indonesia Mulai Kirim Oleh-oleh Lewat Layanan Kargo Madinah
Foto: Ilustrasi Jemaah Haji Indonesia Mulai Kirim Oleh-oleh Lewat Layanan Kargo Madinah.

Jemaah haji Indonesia yang berada di Madinah mulai mengirimkan barang bawaan dan oleh-oleh ke Tanah Air melalui jasa kargo pada Selasa (28/4/2026). Langkah tersebut dilakukan para jemaah untuk mengantisipasi kelebihan muatan bagasi saat jadwal kepulangan sekaligus agar dapat beribadah dengan lebih tenang.

Dilansir dari Cahaya, para jemaah memanfaatkan layanan ini untuk mengirimkan berbagai barang seperti kurma dan pakaian. Muhammad Darwis, jemaah asal Bone, termasuk salah satu yang mengirimkan paket seberat 10 kilogram berisi produk khas Madinah.

"Praktis dan barang bisa langsung sampai di Bone," katanya.

Petugas Kargo Haji Pos Indonesia, Abdul Gani, memberikan penjelasan mengenai operasional layanan khusus ini. Menurutnya, layanan kargo tersebut telah tersedia bagi jemaah sejak tahun 2024 dan terus mengalami peningkatan peminat setiap tahunnya.

"Respons Jemaah haji Indonesia positif, bahkan ada yang mengungkapkan kenapa tidak ada layanan seperti ini sejak dulu," ujar Abdul Gani di Madinah.

Abdul Gani memaparkan bahwa jangkauan pengiriman mencakup seluruh wilayah di Indonesia dengan beban biaya rata-rata sebesar 23 riyal per kilogram. Durasi pengiriman barang diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua pekan hingga sampai ke alamat tujuan.

"Kami melayani seluruh rute di Indonesia dengan estimasi Waktu pengiriman tujuh hingga 14 hari," tambahnya.

Hingga hari kedelapan operasional haji pada Selasa (28/4/2026), sebanyak 40.796 jemaah yang tergabung dalam 104 kelompok terbang (kloter) tercatat telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaf, menyatakan bahwa sebagian besar jemaah sudah tiba di Madinah.

"Proses kedatangan berlangsung tertib dengan pendampingan petugas sejak di bandara hingga ke hotel," kata Maria.

Jemaah haji gelombang I dijadwalkan menetap di Madinah selama sembilan hari sebelum menuju Mekkah. Sementara itu, jemaah gelombang II direncanakan mulai mendarat di Bandara Jeddah pada periode 7 Mei hingga 21 Mei 2026. Seluruh jemaah akan melaksanakan puncak ibadah haji atau wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi