Seorang pemuda asal Jakarta Utara sekaligus mantan pemain profesional Mobile Legend, Jeje Adriel (25), mengonfirmasi dirinya mengidap kanker limfoma hodgkins stadium dua. Informasi tersebut dibagikan melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 25 April 2026, setelah menerima hasil diagnosis medis yang pasti.
Kabar mengenai kondisi kesehatan kreator konten ini menarik perhatian publik setelah ia mengunggah video yang menunjukkan pembengkakan pada sisi lehernya. Sebagaimana dilansir dari Detik Health, Jeje kini sedang mempersiapkan diri untuk menjalani serangkaian prosedur medis guna mengatasi penyakit tersebut.
"Dan akhirnya kemarin hasil diagnosanya tuh tegak ya, udah fix gitu. Jadi ya lebih bagus, lebih yakin gitu kan. Tapi tenang aja temen-temen, gak usah khawatir ya," ungkap Jeje, Pemuda Jakarta Utara.
Jeje menjelaskan bahwa langkah penanganan utama yang akan ditempuhnya adalah kemoterapi karena dianggap sebagai metode paling efektif untuk jenis kanker ini.
"Dan parawatannya itu melalui kemoterapi. Kemoterapi adalah pengobatan yang paling efektif dan paling manjur gitu. Buat kanker limfoma ini," sambung Jeje.
Penetapan diagnosis awal penyakit ini diketahui telah dilakukan oleh tim dokter sejak 17 April 2026. Jeje mengakui bahwa pada awalnya ia hanya menemukan benjolan kecil di leher sebelah kiri namun tidak merasakan gejala umum kanker lainnya.
"Didiagnosanya 17 April 2026, gejala awalnya dulu muncul benjolan di leher kecil sebelah kiri, awalnya coba intermitten fasting gaya hidup sehat dan lain-lain," kata Jeje.
Meskipun sempat mencoba pola hidup sehat, benjolan tersebut terus membesar secara perlahan hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh.
"Sempat mengecil tapi lama kelamaan dia tetap membesar pelan-pelan. Untuk gejala lain nggak ada kayak demam, keringat dingin, dan lain-lain. Tidak ada sama sekali makanya agak telat juga ngeceknya," kata Jeje.
Saat ini, Jeje berencana mendokumentasikan perjalanan pengobatannya sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat luas agar lebih waspada terhadap gejala kanker limfoma.
"Harapan saya semoga saya bisa remisi total cepat dan kemoterapi saya berjalan dengan baik dengan efek samping yang minim supaya bisa tetep beraktivitas," tandas Jeje.