PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaksanakan pemeliharaan preventif berupa rekonstruksi perkerasan jalan di tiga titik Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai Senin (18/05/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal dan menjaga kualitas layanan bagi pengguna jalan tol, seperti dilansir dari Kompas.
Pihak pengelola jalan tol telah menjadwalkan perbaikan ini di beberapa lajur yang mengarah ke Cikampek maupun Jakarta. JTT mencatat pekerjaan pertama berada di Km 26+895 hingga Km 26+945 jalur A arah Cikampek lajur 1 yang berlangsung sejak Senin pukul 22.00 WIB hingga Jumat (22/5/2026) pukul 14.00 WIB.
Dua titik perbaikan lainnya berada di jalur B arah Jakarta pada lajur 1. Titik kedua terletak di Km 37+735 hingga Km 37+505 yang dikerjakan mulai Senin pukul 10.00 WIB sampai Sabtu (23/05/2026) pukul 19.00 WIB, sedangkan titik ketiga di Km 57+820 hingga Km 57+785 dimulai Senin pukul 08.00 WIB hingga Minggu (24/05/2026) pukul 02.00 WIB.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, memberikan penjelasan mengenai rincian tujuan dari pelaksanaan rekonstruksi perkerasan jalan tersebut.
"Sebagai upaya menjaga kualitas layanan jalan tol, JTT akan melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di beberapa titik Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek," kata Amri, dikutip Senin (18/05/2026).
Guna mengantisipasi dampak pengerjaan, manajemen tol akan memberlakukan sistem pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi pembongkaran jalan. Amri menambahkan bahwa selama pekerjaan berlangsung akan dilakukan pengaturan lalu lintas secara situasional guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan arus kendaraan tetap lancar.
Upaya mitigasi kelancaran lalu lintas ini juga didukung oleh jajaran manajemen pemeliharaan pusat JTT melalui penyediaan perangkat keselamatan jalan. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menegaskan pentingnya tindakan perawatan berkala ini.
"Pemeliharaan rutin ini merupakan langkah preventif yang terus dilakukan JTT untuk memastikan kondisi jalan tol tetap prima dan nyaman dilintasi," ujar Ria.
Pengelola tol memastikan area pengerjaan dipasang rambu-rambu yang memadai dan menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas secara situasional. Informasi terkait pekerjaan ini disebarluaskan melalui Dynamic Message Sign (DMS), media sosial resmi Jasa Marga Group, serta spanduk imbauan di sekitar lokasi pekerjaan.