Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas jangkauan kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) hingga ke kawasan Kuningan. Mulai Minggu, 10 Mei 2026, Jalan Rasuna Said di Jakarta Selatan resmi ditetapkan sebagai lokasi Car Free Day (CFD) terbaru.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung setiap akhir pekan mulai pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB. Dilansir dari Detik Travel, kebijakan ini diambil untuk memberikan lebih banyak pilihan lokasi bagi masyarakat yang ingin beraktivitas di ruang publik.
"Rasuna Said itu nantinya kita persiapkan juga untuk menjadi car free day seperti Sudirman-Thamrin," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Tingginya antusiasme warga menjadi alasan utama dibalik penambahan zona HBKB ini. Selama ini, CFD Jakarta identik dengan ruas jalan Sudirman-Thamrin yang selalu padat pengunjung setiap Minggu pagi.
Pramono Anung menilai perluasan ini bukan sekadar penyediaan fasilitas olahraga, melainkan bagian dari strategi meningkatkan daya tarik wisata di ibu kota. Kawasan CFD Jakarta kini dianggap sebagai magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Sekarang ini banyak warga di luar Jakarta, bahkan di luar Indonesia datang khusus ke Jakarta hanya untuk ikut Car Free Day," ucap Pramono.
Pemilihan Jalan Rasuna Said juga bertepatan dengan selesainya proses revitalisasi di area tersebut. Pembenahan infrastruktur jalan ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada awal Juni mendatang.
Pramono mengatakan revitalisasi Jalan HR Rasuna Said ditargetkan selesai pada awal Juni dan akan diresmikan pada 22 Juni 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Jakarta.
"Karena Rasuna Said mudah-mudahan akan selesai di awal Juni ini, diresmikan 22 Juni pas hari ulang tahun Jakarta," katanya.
Rencana jangka panjang menempatkan kawasan ini sebagai pusat aktivitas publik baru yang mampu menampung agenda berskala internasional. Pemprov DKI menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai kegiatan masyarakat di koridor Kuningan ini.
Plh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menjelaskan bahwa area CFD mencakup dua sisi Jalan HR Rasuna Said dengan pembagian segmen yang spesifik.
"Untuk Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur berlaku di segmen Simpang Jalan Gembira sampai dengan Simpang Jalan Raya Casablanca. Sementara di sisi barat berlaku di segmen Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio sampai dengan Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya," ujar Ujang Harmawan.
Seiring dengan penerapan aturan ini, Dinas Perhubungan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. Pengguna jalan diimbau menggunakan rute alternatif selama jam operasional CFD berlangsung.
Kendaraan dari arah Manggarai yang menuju Tanah Abang atau Karet diarahkan melalui Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, hingga Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo. Sementara itu, arus dari Kampung Melayu bisa melintasi Jalan Raya Casablanca dan Jalan Prof. Dr. Satrio.
Bagi pengendara dari arah Kuningan menuju Menteng, rute dialihkan melalui Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Denpasar Raya, hingga tembus ke Jalan Galunggung. Petugas di lapangan akan berjaga untuk mengarahkan pengguna jalan sesuai rambu yang ditetapkan.
| Lokasi Parkir | Kapasitas Mobil | Kapasitas Motor |
|---|---|---|
| Pasar Festival dan GOR Soemantri | 305 | 437 |
| Kawasan Rasuna Epicentrum | 850 | 685 |
| Setiabudi One | 310 | 450 |
| Gedung Nyi Ageng Serang | 215 | 435 |
Dishub DKI menyediakan total 3.687 ruang parkir yang tersebar di empat titik strategis di sekitar lokasi kegiatan. Secara rinci, tersedia lahan untuk 1.680 unit mobil dan 2.007 unit sepeda motor bagi warga yang membawa kendaraan pribadi.
Meski terdapat penutupan jalan, akses transportasi publik seperti Transjakarta dan LRT Jabodebek tetap beroperasi normal. Rute Transjakarta yang melayani kawasan ini antara lain koridor 6, 4D, dan 6H, sementara LRT Jabodebek tetap melayani relasi Dukuh Atas menuju Harjamukti maupun Jati Mulya.
"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan," ungkap Ujang.