Sambaran Petir Diduga Akibatkan Jalan K.U.D Ciledug Rusak Parah

Sambaran Petir Diduga Akibatkan Jalan K.U.D Ciledug Rusak Parah
Foto: Ilustrasi Sambaran Petir Diduga Akibatkan Jalan K.U.D Ciledug Rusak Parah.

Kerusakan infrastruktur terjadi di Jalan K.U.D, Sudimara, Ciledug, Kota Tangerang setelah permukaan aspal diduga tersambar petir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (4/5/2026) pukul 16.00 WIB. Fenomena ini menyebabkan kepanikan warga sekitar karena munculnya dentuman keras di dekat permukiman.

Dilansir dari Megapolitan, pantauan di lokasi pada Kamis (7/5/2026) menunjukkan terdapat dua lubang berukuran cukup besar tepat di depan sebuah warung bakso. Area di tengah jalan tersebut dipenuhi bongkahan batu hitam kecil yang merupakan serpihan aspal yang hancur akibat hantaman energi petir.

Saksi mata sekaligus pedagang bakso di lokasi kejadian, Jajang (19), menjelaskan bahwa situasi saat peristiwa terjadi sangat mencekam. Ia sedang berada di dalam bangunan ketika cahaya terang dan suara ledakan muncul secara tiba-tiba dari arah jalan raya.

"Posisinya saya lagi main HP di dalam (warung bakso tempat ia berjualan). Tiba-tiba ada kilat, suaranya gede banget," ujar Jajang.

Ledakan tersebut sempat membuat Jajang mengira instalasi listrik atau tiang di sekitar tempat usahanya yang menjadi sasaran sambaran. Namun, pemeriksaan setelah kejadian menunjukkan bahwa kerusakan justru terjadi pada struktur jalan yang sebelumnya dalam kondisi baik.

"Kirain saya nyamber tiang, eh enggak tahunya jalan hancur," kata dia.

Ia juga sempat menyaksikan kepulan asap yang keluar dari titik kerusakan di aspal sesaat setelah dentuman terdengar. Bersamaan dengan kejadian itu, aliran listrik di kawasan sekitar dilaporkan sempat terputus selama beberapa waktu.

"Pas sebelum itu jalan masih bagus, enggak hancur sama sekali," jelas dia.

Jajang mengaku sangat terkejut karena insiden sambaran petir ke permukaan jalan pemukiman ini merupakan pengalaman pertamanya. Dampak psikologis dari suara dan getaran hebat tersebut membuatnya merasa gemetar sesaat setelah melihat kondisi luar.

"Habis lihat itu langsung panik, kaki sampai gemeter. Takut kesamber juga," kata dia.

Laporan mengenai kerusakan jalan tersebut telah diteruskan kepada pengurus RT setempat oleh warga. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai jadwal perbaikan untuk menutup dua lubang besar yang mengganggu akses kendaraan di jalan tersebut.

"Sudah lapor ke RT tapi belum tahu kapan mau dibenarkan," ucap dia.

Artikel terkait

Rekomendasi