Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook
Foto: Ilustrasi Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook.

Jaksa Penuntut Umum menuntut mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim dengan hukuman 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management periode 2019-2022 di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (13/5/2026).

Dilansir dari Suara, tuntutan tersebut dibacakan oleh jaksa dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Selain hukuman badan, Nadiem juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp1 miliar subsidair pidana satu bulan jika denda tersebut tidak dilunasi.

ÔÇ£Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Nadiem Anwar Makarim oleh karena itu dengan pidana penjara selama 18 tahun,ÔÇØ kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Pihak jaksa juga menetapkan tuntutan uang pengganti dengan nilai total Rp5,6 triliun yang terdiri dari dua komponen, yakni Rp809,5 miliar dan Rp4,8 triliun. Harta benda terdakwa terancam disita dan dilelang atau diganti penjara 9 tahun jika gagal membayar pasca-putusan inkrah.

Beban finansial dari uang pengganti ini secara signifikan melampaui total kekayaan bersih yang dilaporkan Nadiem dalam LHKPN per akhir masa jabatan 2024. Berdasarkan data resmi tersebut, total kekayaan bersih mantan bos teknologi ini tercatat sebesar Rp600.641.456.655.

Aset yang dilaporkan mencakup tanah dan bangunan senilai Rp57,7 miliar di Rote Ndao, Gianyar, dan Jakarta Selatan, serta koleksi kendaraan berupa Toyota Alphard dan Toyota Innova Zenix keluaran 2024. Nadiem juga memiliki surat berharga senilai Rp926 miliar dan kas Rp77 miliar.

Meskipun memiliki aset bruto yang besar, total kekayaan bersih tersebut terpangkas oleh beban utang sebesar Rp466.231.300.679. Kondisi ini membuat nilai tuntutan uang pengganti dari kejaksaan jauh melebihi kemampuan finansial yang tercatat dalam dokumen negara tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi