Pasar kendaraan listrik berbasis baterai atau BEV di Indonesia mencatatkan pengiriman ke dealer sebanyak 47.781 unit sepanjang periode Januari hingga April 2026. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jaecoo J5 EV menjadi model terlaris dengan total distribusi mencapai 11.006 unit.
Volume pengiriman Jaecoo J5 EV melampaui capaian BYD Atto 1 yang mendistribusikan sebanyak 7.841 unit pada periode yang sama. Dilansir dari Detik Oto, kinerja positif ini didorong oleh preferensi konsumen terhadap model SUV lima baris yang memiliki harga kompetitif di pasar otomotif nasional.
Data ritel dari dealer ke konsumen juga menunjukkan angka yang kuat, di mana Jaecoo melaporkan penjualan sebanyak 10.587 unit dalam empat bulan pertama tahun 2026. Penjualan model ini terpantau tumbuh konsisten setiap bulannya, dimulai dari 1.942 unit pada Januari hingga mencapai 3.179 unit untuk wholesales pada April.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menyatakan bahwa penerimaan masyarakat terhadap produk mereka terus mengalami peningkatan seiring dengan sebaran pasar yang kian luas.
"Antusiasme terhadap Jaecoo J5 EV terus menunjukkan tren yang sangat positif. Penerimaan di masyarakat terus meningkat, dan sebarannya pun kian luas. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan pecinta otomotif Indonesia terhadap Jaecoo, khususnya J5 EV," ujar Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia.
Pertumbuhan total pasar mobil listrik nasional pada periode ini melonjak sebesar 89,4 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 25.231 unit. Peningkatan ini dipengaruhi oleh konsistensi kebijakan pemerintah dalam memberikan relaksasi pajak serta pembebasan aturan ganjil-genap bagi pengguna kendaraan listrik.
| Bulan | Wholesales (Unit) | Retail Sales (Unit) |
|---|---|---|
| Januari | 1.942 | 1.942 |
| Februari | 2.926 | 2.926 |
| Maret | 2.959 | 2.775 |
| April | 3.179 | 2.944 |
Kebijakan insentif tersebut menjadi faktor penarik utama bagi penduduk di kota-kota besar seperti Jakarta untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Tren positif ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan semakin banyaknya pilihan model mobil listrik yang tersedia bagi konsumen.