Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 telah memiliki rangkaian jadwal resmi yang mencakup seluruh tahapan perjalanan jemaah. Agenda ini dimulai sejak masuk asrama hingga kepulangan kembali ke Tanah Air.
Dilansir dari Kompas, informasi ini menjadi penting bagi jemaah calon haji untuk memahami alur ibadah serta mempersiapkan diri secara optimal. Persiapan matang diperlukan terutama menjelang puncak haji di Arafah.
Tahapan ibadah haji tahun 2026 secara resmi diawali pada 21 April 2026 atau bertepatan dengan 4 Dzulqaidah 1447 H. Pada tanggal tersebut, jemaah dijadwalkan mulai masuk ke asrama haji.
Momen paling sakral dalam seluruh rangkaian ibadah, yakni wukuf di Arafah, akan berlangsung pada 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H). Wukuf merupakan rukun haji yang menentukan sah atau tidaknya ibadah seseorang.
Kegiatan wukuf dilakukan dengan berdiam diri di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah. Prosesi ini dimulai sejak tergelincirnya matahari hingga waktu terbenam.
Selama waktu tersebut, jemaah memperbanyak doa, zikir, dan ibadah sebagai bentuk perenungan serta mendekatkan diri kepada Allah. Tanpa melaksanakan wukuf, ibadah haji dinyatakan tidak sah.
Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji 2026
Proses pemberangkatan jemaah terbagi dalam dua gelombang utama dengan jadwal yang telah ditetapkan secara mendetail. Berikut adalah rincian agenda keberangkatan tersebut:
Jemaah haji mulai masuk asrama pada 21 April 2026 (4 Dzulqaidah 1447 H). Selanjutnya, pemberangkatan gelombang 1 dari Indonesia menuju Madinah berlangsung pada 22 April hingga 6 Mei 2026.
Keberangkatan lanjutan untuk gelombang 1 ke Madinah dijadwalkan pada 1 sampai 15 Mei 2026. Sementara itu, gelombang 2 akan bertolak dari Tanah Air menuju Jeddah pada 7 hingga 21 Mei 2026.
Batas akhir pemberangkatan atau closing date ditetapkan pada 21 Mei 2026 tepat pukul 24.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Ketetapan ini menjadi acuan akhir kedatangan jemaah di tanah suci sebelum puncak haji.
Rangkaian Puncak Haji dan Masa Kepulangan
Setelah seluruh jemaah berkumpul, rangkaian puncak ibadah dimulai pada akhir Mei 2026. Agenda ini mencakup wukuf, perayaan Iduladha, hingga hari tasyrik di Mina.
Wukuf di Arafah dilaksanakan pada 26 Mei 2026, disusul perayaan Iduladha pada 27 Mei 2026. Kemudian, hari Tasyrik (Nafar Awal dan Nafar Tsani) berlangsung pada 27 sampai 29 Mei 2026.
Proses pemulangan jemaah gelombang 1 ke Indonesia dimulai pada 1 hingga 15 Juni 2026. Jemaah gelombang 1 ini diperkirakan mulai tiba kembali di tanah air pada 1 Juni 2026.
Untuk gelombang 2, masa pemulangan dijadwalkan pada 7 hingga 30 Juni 2026. Kedatangan mereka di Indonesia diprediksi berlangsung antara 16 Juni sampai 1 Juli 2026, yang juga bertepatan dengan momen Tahun Baru Hijriah 1448 pada 16 Juni 2026.