Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis dokumentasi video yang memperlihatkan aktivitas pengecatan sebuah rudal militer dengan warna biru. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tanggapan langsung otoritas militer terhadap permintaan seorang anak laki-laki asal Iran bernama Mohammad Karim.
Video tersebut memperlihatkan proses pengecatan yang disertai dengan narasi patriotik mengenai tujuan penggunaan senjata tersebut. Aksi simbolis ini disebut sebagai pemenuhan aspirasi generasi muda Iran terhadap kesiapan militer negara dalam menghadapi musuh-musuh regional mereka, sebagaimana dilansir dari Kompas.
"Putra-putra IRGC sedang melakukan pekerjaan mulia ini sebagai respons atas seruan anak-anak Iran. Semoga rudal ini menghantam jantung rezim Israel yang menjijikkan dan Amerika yang kriminal, atas nama seluruh rakyat Iran yang bangga dan terhormat." ujar narator dalam video tersebut.
Pemuatan konten audio tersebut mempertegas posisi politik IRGC terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah ketegangan yang berlangsung. Rekaman ini menjadi bagian dari serangkaian publikasi militer Iran yang melibatkan elemen masyarakat sipil, khususnya anak-anak.
Sebelum kemunculan video rudal biru, pihak Garda Revolusi juga sempat mempublikasikan klip Mohammad Karim saat menyampaikan permintaannya. Bocah tersebut secara spesifik meminta agar rudal milik IRGC diberi warna biru sebelum digunakan untuk operasi militer.
Langkah serupa juga pernah dilakukan oleh IRGC pada periode sebelumnya terhadap permintaan anak lain. Pada tanggal 7 April lalu, sebagaimana dilansir dari Viory, organisasi militer ini mengunggah foto rudal yang telah dicat warna merah muda.
Pengecatan rudal merah muda tersebut merupakan jawaban atas permintaan serupa yang diajukan oleh seorang gadis cilik Iran. Praktik mewarnai alutsista berdasarkan permintaan publik ini menjadi fenomena baru dalam komunikasi publik militer Iran kepada masyarakatnya.