Militer Iran menyita kapal Hui Chuan berbendera Honduras yang berfungsi sebagai gudang senjata terapung di perairan Teluk Oman pada Rabu (13/5/2026). Kapal tersebut kini dilaporkan tengah diarahkan menuju perairan teritorial Iran di bawah kendali penuh otoritas setempat.
Aksi penyitaan ini terjadi di tengah meningkatnya gangguan keamanan maritim pada jalur pelayaran vital internasional di kawasan Timur Tengah. Dilansir dari Media Indonesia, Organisasi Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) telah mengonfirmasi bahwa kapal tersebut saat ini berada dalam penguasaan pihak Iran.
Data pelacakan dari MarineTraffic menunjukkan posisi terakhir kapal berada sekitar 70 kilometer di timur laut Fujairah, Emirat Arab. Perusahaan manajemen risiko maritim Vanguard menjelaskan bahwa fungsi utama Hui Chuan adalah menyimpan persenjataan untuk perusahaan keamanan swasta.
Penyitaan ini hampir bersamaan dengan tenggelamnya kapal berbendera India, Haji Ali, di lepas pantai Oman setelah mengalami ledakan pada Rabu (13/5/2026). Kementerian Perkapalan India menyatakan kapal yang membawa ternak dari Somalia menuju Sharjah tersebut diduga terkena serangan drone atau rudal.
Kementerian Luar Negeri India memberikan pernyataan keras terkait serangan yang menimpa armada sipil mereka di jalur perdagangan energi tersebut.
"serangan terhadap kapal sipil sebagai tindakan yang tidak dapat diterima." kecam Kementerian Luar Negeri India.
Diplomasi internasional turut menyoroti situasi panas di Selat Hormuz saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing, Kamis (14/5/2026). Keduanya sepakat mengenai urgensi menjaga stabilitas arus energi global.
Pemimpin Tiongkok memberikan penegasan mengenai posisi negaranya dalam menyikapi aktivitas militer di wilayah selat strategis tersebut.
"penolakan Tiongkok terhadap militerisasi di wilayah selat tersebut." tegas Xi Jinping, Presiden Tiongkok.
Hingga saat ini, otoritas Iran belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan hukum atau latar belakang operasional di balik penyitaan kapal Hui Chuan tersebut.