Eskalasi antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Angkatan Laut Iran melakukan pencegatan terhadap dua unit kapal di kawasan strategis Selat Hormuz.
Dikutip dari Kompas, dua kapal yang menjadi sasaran operasi tersebut adalah MSC Francesca yang diduga memiliki kaitan dengan Israel, serta kapal bernama Epaminodes.
Rekaman video yang dipublikasikan oleh pihak militer Iran memperlihatkan sejumlah personel bersenjata lengkap dengan penutup wajah menaiki kapal-kapal tersebut secara paksa.
Setelah berhasil dikuasai, kedua kapal itu langsung diarahkan menuju wilayah perairan teritorial Republik Islam Iran untuk proses lebih lanjut.
Pihak Teheran menyatakan bahwa tindakan tersebut dipicu oleh kurangnya itikad baik dari pihak Amerika Serikat dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung.
Selain itu, adanya blokade yang dilakukan Amerika Serikat di wilayah Selat Hormuz dinilai telah menjadi penghambat utama dalam perundingan kedua belah pihak.
Insiden ini merupakan aksi balasan setelah sebelumnya militer Amerika Serikat menyita kapal kargo milik Iran, yakni MV Touska, di lokasi yang sama.
Saat itu, kapal Amerika Serikat dilaporkan sempat melepaskan tembakan peringatan yang menyebabkan kerusakan pada sistem mesin kapal MV Touska.
Kondisi saling kunci di Selat Hormuz ini menimbulkan kekhawatiran mengenai masa depan proses diplomasi dan potensi kegagalan negosiasi antara kedua negara tersebut.