Presiden Prabowo Subianto secara resmi merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai kepala lembaga tersebut. Dadan yang menjabat sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo ini diketahui memiliki kekayaan mencapai Rp9 miliar.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan ke KPK pada 10 Desember 2024, kekayaan tersebut mencakup koleksi kendaraan bermotor. Seluruh koleksi otomotif milik Dadan Hindayana terdiri dari tiga unit mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV).
Koleksi Mobil Mewah Milik Dadan Hindayana
Aset kendaraan yang dilaporkan oleh Dadan memiliki total nilai taksiran sebesar Rp1,4 miliar. Menariknya, ketiga unit mobil tersebut merupakan hasil perolehan sendiri dan semuanya diproduksi pada rentang tahun 2023 hingga 2024.
Berikut adalah rincian daftar mobil SUV yang tercatat dalam laporan kekayaan Dadan Hindayana:
- Mazda CX-5 Tahun 2023: Mobil ini merupakan aset dengan nilai tertinggi dalam daftar kendaraannya, yakni ditaksir mencapai Rp675 juta.
- Mazda CX-3 Tahun 2023: Selain CX-5, ia juga memiliki model Mazda lainnya yang memiliki nilai jual sekitar Rp395 juta.
- Honda HR-V Tahun 2024: Koleksi terbarunya adalah unit SUV keluaran tahun 2024 dengan taksiran harga senilai Rp330 juta.
Ketiga mobil SUV ini menunjukkan preferensi Dadan terhadap kendaraan yang tangguh namun tetap memiliki tampilan yang modern. Seluruh kendaraan tersebut dilaporkan dalam kondisi baik dan berstatus milik pribadi sepenuhnya.
Rincian Total Kekayaan dan Aset Lainnya
Selain koleksi otomotif, harta kekayaan Dadan Hindayana juga didominasi oleh aset properti yang terletak di wilayah Bogor. Aset tanah dan bangunan tersebut dilaporkan memiliki nilai yang cukup fantastis mencapai Rp5,9 miliar.
Daftar lengkap aset kekayaan yang dimiliki oleh mantan Kepala BGN tersebut adalah sebagai berikut:
| Kategori Aset | Nilai Taksiran |
|---|---|
| Tanah dan Bangunan (Bogor) | Rp5,9 Miliar |
| Alat Transportasi (3 Mobil SUV) | Rp1,4 Miliar |
| Harta Bergerak Lainnya | Rp322,4 Juta |
| Kas dan Setara Kas | Rp1,4 Miliar |
Ringkasan data di atas menunjukkan bahwa total kekayaan Dadan mencapai sekitar Rp9 miliar jika seluruh aset tersebut digabungkan. Sebagian besar likuiditasnya tersimpan dalam bentuk kas serta aset kendaraan yang relatif baru.
Evaluasi Kinerja dan Penggeledahan Kantor BGN
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa pergantian pimpinan dilakukan setelah Presiden melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja BGN selama 1,5 tahun terakhir. Sebagai pengganti Dadan, Presiden Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang untuk menduduki posisi Kepala BGN yang baru.
Penyegaran organisasi ini juga menyasar posisi wakil kepala yang kini diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Mereka menggantikan pejabat sebelumnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, dalam struktur kepemimpinan lembaga tersebut.
Bersamaan dengan kabar perombakan pimpinan tersebut, penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Penggeledahan yang dilakukan pada Rabu (3/6) tersebut mengejutkan banyak pihak karena dilakukan tepat setelah pencopotan jabatan Dadan.
Hingga saat ini, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan pernyataan resmi mengenai detail kasus hukum yang sedang diselidiki di lingkungan BGN. Publik masih menunggu kejelasan mengenai keterkaitan antara pergantian pimpinan dengan tindakan hukum yang sedang berlangsung.