Indodax Catat Pertumbuhan Pengguna Jelang Bitcoin Pizza Day 2026

Indodax Catat Pertumbuhan Pengguna Jelang Bitcoin Pizza Day 2026
Foto: Ilustrasi Indodax Catat Pertumbuhan Pengguna Jelang Bitcoin Pizza Day 2026.

PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) mencatat lonjakan jumlah pengguna hingga hampir menyentuh angka 10 juta member di tengah pematangan ekosistem keuangan digital nasional menjelang peringatan Bitcoin Pizza Day pada 22 Mei 2026.

Pertumbuhan signifikan ini merefleksikan peningkatan adopsi aset digital di dalam negeri, sebagaimana dilansir dari Investasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah pengguna aset kripto nasional per Maret 2026 telah mencapai 21,37 juta orang, dengan kontribusi pengguna Indodax mencapai sekitar 46,5 persen dari total tersebut.

CEO Indodax, William Sutanto, menjelaskan bahwa lonjakan ini menandai perubahan perilaku masyarakat terhadap komoditas digital. Industri kripto saat ini dipandang telah bergerak ke arah yang lebih teregulasi dan dipercaya oleh publik luas.

"Industri ini sudah jauh lebih matang. Fokusnya bukan lagi sekadar akses, tapi kepercayaan dan perlindungan pengguna," ujar William Sutanto, CEO Indodax.

Menurut penjelasan manajemen, penguatan tata kelola ini didorong oleh kehadiran Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Regulasi tersebut memacu para pelaku industri untuk terus meningkatkan aspek transparansi serta sistem keamanan operasional mereka.

Langkah pencegahan kejahatan digital juga diperketat melalui penerapan Know Your Customer (KYC) Hygiene. Sistem ini berfungsi untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan identitas dan ancaman siber di platform.

"Keamanan tidak hanya soal aset, tapi juga perlindungan identitas digital pengguna," tegas William Sutanto, CEO Indodax.

Untuk memastikan transparansi dana, Indodax menjalankan mekanisme Proof of Reserves (PoR) secara berkala demi menjamin keamanan dana para investor. Di samping itu, penyediaan pilihan investasi juga diperluas dengan menghadirkan lebih dari 500 aset kripto, termasuk instrumen berbasis Real World Assets (RWA) seperti Tokenized Stocks.

Artikel terkait

Rekomendasi