Imigrasi Pontianak Perketat Pengawasan WNA di Kawasan Eco Sport Tourism

Imigrasi Pontianak Perketat Pengawasan WNA di Kawasan Eco Sport Tourism
Foto: Ilustrasi Imigrasi Pontianak Perketat Pengawasan WNA di Kawasan Eco Sport Tourism.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak memperketat pengawasan terhadap warga negara asing di wilayah Pontianak seiring dengan pengembangan kawasan sebagai destinasi eco sport tourism pada Kamis (22/4). Dilansir dari Kompas, kebijakan ini bertujuan memastikan keamanan di tengah integrasi wisata Sungai Kapuas dengan konsep olahraga dan gaya hidup sehat.

Peningkatan pemantauan dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas instansi oleh Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta berbagai lembaga terkait untuk mengoptimalkan pemantauan aktivitas warga asing secara menyeluruh.

Pengembangan infrastruktur seperti Waterfront City Pontianak dan jalur sepeda khusus diproyeksikan bakal meningkatkan volume kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Barat. Penyelenggaraan ajang olahraga berskala nasional hingga internasional menjadi faktor pendorong utama arus kedatangan warga asing ke wilayah tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando memberikan penegasan bahwa pengawasan keimigrasian saat ini harus bersifat dinamis mengikuti perkembangan daerah. Penyesuaian metode kerja dilakukan agar tetap relevan dengan meningkatnya potensi pariwisata alam dan olahraga.

"Seiring dengan meningkatnya potensi kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dalam kegiatan olahraga dan wisata berbasis alam, pengawasan harus dilakukan secara kolaboratif, terukur, dan humanis," kata Sam Fernando, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak.

Sinergi yang dibangun melalui Timpora mencakup pertukaran data informasi secara intensif serta pelaksanaan operasi gabungan di lapangan. Langkah deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian diutamakan guna menciptakan situasi kondusif bagi masyarakat maupun pendatang.

Upaya penguatan pengawasan ini juga merupakan bentuk komitmen otoritas keimigrasian dalam menjaga kedaulatan negara tanpa mengesampingkan kenyamanan wisatawan. Transformasi Pontianak sebagai pusat wisata olahraga berbasis lingkungan diharapkan berjalan beriringan dengan kepastian hukum dan jaminan keamanan yang kuat.

Artikel terkait

Rekomendasi