Imigrasi Palu Luncurkan Program Lalampa di Parigi Moutong

Imigrasi Palu Luncurkan Program Lalampa di Parigi Moutong
Foto: Ilustrasi Imigrasi Palu Luncurkan Program Lalampa di Parigi Moutong.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu meluncurkan program Lalampa (Layanan Langsung Menjangkau Pelosok Desa) di Kabupaten Parigi Moutong. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat luas, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Program Lalampa merupakan inovasi pelayanan jemput bola untuk pengurusan paspor. Layanan ini secara khusus ditargetkan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah geografis yang jauh dari Kota Palu.

Masyarakat kini dapat mengajukan permohonan paspor secara kolektif di lokasi yang telah disepakati. Sistem ini membuat warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh menuju kantor imigrasi pusat.

Petugas imigrasi akan memproses seluruh tahapan pembuatan paspor secara langsung di tempat. Proses tersebut meliputi pemeriksaan berkas persyaratan, verifikasi data, pengambilan data biometrik, hingga sesi wawancara pemohon.

Terobosan pelayanan ini dinilai efektif dalam membantu efisiensi waktu dan memangkas biaya perjalanan masyarakat. Di sisi lain, program ini juga berhasil memperluas keterjangkauan akses terhadap layanan keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menyatakan bahwa program Lalampa menjadi wujud komitmen institusinya. Pihaknya berupaya menyediakan pelayanan publik yang adaptif, responsif, dan tersebar merata.

"Kami memahami tidak semua masyarakat memiliki akses yang mudah untuk datang langsung ke Kota Palu. Karena itu, melalui Lalampa kami hadir langsung ke daerah untuk memastikan pelayanan paspor dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat," ujarnya di Palu, Selasa (19/5).

Melalui pelaksanaan program ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu berharap hambatan pelayanan di wilayah terpencil dapat teratasi. Kemudahan pengurusan paspor kini dapat dinikmati langsung oleh masyarakat pelosok.

Artikel terkait

Rekomendasi