Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 0,18 persen pada periode perdagangan 4 hingga 8 Mei 2026. Pergerakan positif ini membawa indeks ke level 6.969,396 pada penutupan Jumat (8/5) serta memicu aksi beli bersih oleh investor asing di pasar modal Indonesia.
Kenaikan tipis ini terlihat dari perbandingan posisi penutupan pekan sebelumnya yang berada di angka 6.956,804. Dilansir dari Detik Finance, meskipun sempat melemah 2,86 persen pada sesi terakhir hari Jumat, aktivitas transaksi justru menunjukkan gairah yang signifikan melalui masuknya modal asing.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, memberikan rincian terkait performa indeks dan pergerakan dana investor asing selama sepekan terakhir. Penegasan mengenai kondisi pasar tersebut disampaikan dalam keterangan resmi yang dirilis pada Sabtu (9/5/2026).
"Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,18% dan ditutup pada level 6.969,396 dari 6.956,804 pada pekan lalu. Adapun investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 11,42 triliun," ungkap Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa meskipun terdapat aksi beli besar di akhir pekan, secara akumulatif sepanjang tahun 2026 masih tercatat tren jual bersih investor asing. Hingga saat ini, total net foreign sell telah mencapai angka Rp 37,61 triliun.
Peningkatan performa pasar juga tercermin pada rata-rata volume transaksi harian yang melonjak 23,57 persen menjadi 45,86 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian juga mengikuti tren positif dengan kenaikan 26,14 persen menjadi Rp 23,06 triliun dibandingkan pekan lalu.
Sektor lain yang mengalami pertumbuhan adalah frekuensi transaksi harian yang naik 9 persen menjadi 2,55 juta kali. Selain itu, nilai kapitalisasi pasar di BEI saat ini tercatat mencapai Rp 12.406 triliun, tumbuh 0,19 persen dari posisi sebelumnya di angka Rp 12.382 triliun.