IHSG Melemah ke Level 7.525 pada Pembukaan Perdagangan Selasa

IHSG Melemah ke Level 7.525 pada Pembukaan Perdagangan Selasa
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah ke Level 7.525 pada Pembukaan Perdagangan Selasa.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau merosot pada pembukaan perdagangan Selasa (21/4/2026) pagi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penurunan indeks terjadi sebesar 68,36 poin atau sekitar 0,9 persen sehingga membawa posisi indeks ke level 7.525,75 pada pukul 09.03 WIB.

Data dari Bursa Efek Indonesia yang dilansir dari Money menunjukkan bahwa indeks sebenarnya sempat dibuka menguat pada posisi 7.560,28. Namun, angka tersebut segera terkoreksi dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level 7.594,11 dengan rentang gerak antara 7.523,63 hingga 7.568,99.

Aktivitas pasar pada awal sesi ini mencatatkan volume perdagangan mencapai 2,741 miliar saham. Nilai transaksi yang dibukukan berada di kisaran Rp 961,4 triliun dengan frekuensi transaksi mencapai 149,3 ribu kali, sementara kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 13,381 triliun.

Kondisi pasar didominasi oleh pergerakan negatif dengan tercatatnya 295 saham yang melemah dan 443 saham tidak mengalami perubahan posisi. Sebaliknya, hanya terdapat 221 saham yang mampu bergerak menguat di tengah kelesuan pasar pada pembukaan perdagangan hari ini.

Pelemahan ini juga merambat ke sejumlah indeks utama lainnya di bursa domestik. Indeks LQ45 tercatat turun 1,15 persen ke level 747,13, diikuti KOMPAS100 yang melemah 1,14 persen ke posisi 1.037,92, serta IDX30 yang terkontraksi 0,41 persen ke level 399,84.

Sektor syariah pun tidak luput dari tren negatif dengan penurunan Jakarta Islamic Index (JII) sebesar 1,07 persen ke posisi 521,87. Selain itu, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga mengalami penyusutan sebesar 0,84 persen sehingga berada di level 272,71.

Mayoritas sektor saham terpantau berada di zona merah pada awal sesi perdagangan ini. Meski demikian, sektor transportasi dan teknologi tetap mampu mencatatkan pertumbuhan positif dengan penguatan masing-masing sebesar 1,84 persen dan 0,81 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi