Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 3,53 persen ke level 6.723,3 selama periode perdagangan 11-13 Mei 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), kapitalisasi pasar juga merosot 4,68 persen atau setara Rp 581 triliun menjadi Rp 11.825 triliun.
Dilansir dari Investor Daily, saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menjadi pendorong utama indeks di tengah pelemahan pasar tersebut. SMMA memberikan kontribusi sebesar 5,03 poin terhadap IHSG dengan kenaikan harga sebesar 4,46 persen pada pekan ini.
Selain SMMA, terdapat sembilan saham lainnya yang memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan indeks. Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyumbang 3 poin, diikuti PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar 2,17 poin, dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) sebanyak 1,8 poin.
Sektor pendukung lainnya berasal dari PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang berkontribusi 1,69 poin serta PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar 1,54 poin. Saham-saham ini tetap mencatatkan kenaikan harga di tengah tren penurunan kapitalisasi pasar BEI yang sebelumnya berada di angka Rp 12.406 triliun.
Empat saham terakhir yang melengkapi daftar 10 besar penggerak indeks adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA).
| Kode Saham | Kontribusi Poin | Kenaikan Harga (%) | MCFF (Rp Triliun) |
|---|---|---|---|
| SMMA | 5,03 | 4,46 | 52,49 |
| BRMS | 3,00 | 2,67 | 51,55 |
| INCO | 2,17 | 8,29 | 12,63 |
| EMAS | 1,80 | 2,27 | 36,34 |
| BRPT | 1,69 | 1,46 | 52,20 |
| ISAT | 1,54 | 5,80 | 12,48 |
| ELPI | 1,38 | 38,41 | 2,22 |
| CPIN | 1,38 | 2,72 | 23,29 |
| TINS | 1,05 | 5,16 | 9,56 |
| BUVA | 0,83 | 3,98 | 9,69 |
Pada periode yang sama, ELPI memimpin daftar saham dengan kenaikan harga tertinggi atau top gainers. Harga saham emiten pelayaran tersebut melesat 38,41 persen dari posisi Rp 1.445 menjadi Rp 2.000 per lembar saham.
Data BEI juga menunjukkan sejumlah emiten lain mencatat kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) naik 28 persen ke level Rp 192, sedangkan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melonjak 24,63 persen menjadi Rp 3.390.
Daftar cuan jumbo ini diikuti oleh PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) yang menguat 24,4 persen dan PT Esta Indonesia Tbk (NEST) yang naik 20,9 persen. Sementara itu, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) dan PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) masing-masing meningkat 20,19 persen dan 18,3 persen.