Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan di zona merah dengan penurunan signifikan sebesar 144,43 poin atau 2,03 persen ke posisi 6.956,80 pada Kamis (30/4/2026). Dilansir dari Money, pelemahan tajam ini dipicu oleh dominasi tekanan jual yang melanda mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia.
Data perdagangan menunjukkan indeks sempat dibuka pada level 7.103,26 dan mencapai titik tertinggi di 7.109,00 sebelum akhirnya merosot ke level terendah 6.876,58 sepanjang hari. Aktivitas pasar terpantau cukup ramai dengan catatan volume perdagangan mencapai 46,35 miliar saham serta nilai transaksi menyentuh Rp 21,85 triliun.
Kondisi pasar secara keseluruhan memperlihatkan sentimen negatif yang kuat, di mana terdapat 600 saham yang melemah dan hanya 146 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, tercatat sebanyak 213 saham bergerak stagnan dengan frekuensi transaksi mencapai 2,639 juta kali.
Koreksi ini juga merembet ke sejumlah indeks utama lainnya seperti LQ45 yang turun 2,16 persen ke level 669,34 dan Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 1,87 persen. Indeks Kompas100 terpantau turun 2,24 persen, sedangkan IDX30 dan JII70 masing-masing terkoreksi 1,79 persen serta 1,93 persen.
Seluruh sektor di bursa berakhir di zona merah dengan sektor perindustrian memimpin penurunan sebesar 2,95 persen, diikuti sektor infrastruktur yang jatuh 2,93 persen. Sektor bahan baku, teknologi, properti, dan keuangan juga mengalami depresiasi di atas satu persen, sementara sektor transportasi dan energi mencatat koreksi lebih rendah.
| Nama Emiten | Kode Saham | Perubahan (%) | Harga Terakhir (Rp) |
|---|---|---|---|
| Bumi Resources | BUMI | +4,35 | 240 |
| Alamtri Resources Indonesia | ADRO | +3,28 | 2.520 |
| Adaro Andalan Indonesia | AADI | +2,65 | 11.600 |
| AKR Corporindo | AKRA | +1,94 | 1.580 |
| Indo Tambangraya Megah | ITMG | +1,72 | 26.650 |
| Dian Swastatika Sentosa | DSSA | -6,10 | 1.615 |
| Barito Pacific | BRPT | -5,90 | 1.835 |
| Mitra Adiperkasa | MAPI | -5,81 | 1.215 |
| Barito Renewables Energy | BREN | -5,71 | 4.460 |
| Trimegah Bangun Persada | NCKL | -5,43 | 1.045 |
Saham-saham perbankan berkapitalisasi besar (big caps) turut menjadi penekan indeks dengan pelemahan yang kompak. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) terkoreksi paling dalam sebesar 2,61 persen, diikuti Bank Negara Indonesia (BBNI) 2,11 persen, Bank Central Asia (BBCA) 2,09 persen, dan Bank Mandiri (BMRI) sebesar 0,90 persen.