Militer Hizbullah baru saja memublikasikan rekaman video yang memperlihatkan serangan pesawat tak berawak atau drone terhadap posisi pasukan Israel di wilayah Lebanon Selatan.
Rekaman yang diambil dari kamera drone tersebut menampilkan keberadaan tank serta sejumlah tentara Israel yang menjadi sasaran serangan. Dilansir dari Kompas, terdapat keterangan dalam bahasa Arab yang menyertai video tersebut dengan pesan menargetkan kumpulan tentara musuh.
Insiden serangan yang terekam salah satunya berlokasi di Desa Taybeh. Hizbullah meluncurkan serangan ke arah sekelompok personel militer, yang kemudian disusul oleh serangan drone tambahan saat evakuasi terhadap tentara Israel yang terluka tengah berlangsung.
Di tempat terpisah, Donald Trump memberikan pernyataan tegas yang meminta Iran untuk segera menyatakan menyerah. Trump mengeklaim bahwa secara kekuatan militer, Amerika Serikat telah melumpuhkan pertahanan negara tersebut.
Menurut pandangan Trump, Iran saat ini dianggap tidak lagi mempunyai kekuatan militer yang signifikan. Ia turut membanggakan kapabilitas militer Amerika yang disebutnya luar biasa sebagai dasar tuntutan agar Iran segera menyepakati perjanjian yang diajukan.
"Iran harus segera menyatakan menyerah dan menyepakati kesepakatan yang diminta Amerika, bahwa tidak akan ada senjata nuklir," ujar Trump.
Trump juga menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu respons dan kesepakatan resmi dari pemerintah Iran terkait tuntutan tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan kebijakan Amerika Serikat yang menentang pengembangan senjata nuklir oleh Teheran.