Prabowo Resmikan Hilirisasi Sawit Terintegrasi Rp116 Triliun di Sei Mangkei

Prabowo Resmikan Hilirisasi Sawit Terintegrasi Rp116 Triliun di Sei Mangkei
Foto: Ilustrasi Prabowo Resmikan Hilirisasi Sawit Terintegrasi Rp116 Triliun di Sei Mangkei.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan dimulainya hilirisasi tahap II melalui pembangunan kawasan industri sawit terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Sumatera Utara, Kamis (30/4/2026). Proyek strategis yang digarap PTPN IV PalmCo ini bertujuan menggenjot nilai tambah ekspor serta mengurangi ketergantungan pada impor energi melalui pengolahan domestik.

Dilansir dari Ekonomi, proyek di Sei Mangkei merupakan bagian dari 13 proyek hilirisasi nasional dengan total nilai investasi mencapai Rp116 triliun. Pemerintah memfokuskan pengolahan kelapa sawit di dalam negeri untuk memperkuat struktur ekonomi dan menyediakan bahan baku energi terbarukan secara berkelanjutan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya langkah ini sebagai strategi jangka panjang untuk memperkokoh ketahanan ekonomi nasional melalui pengolahan sumber daya alam secara mandiri.

"Hari ini cukup bersejarah, kita memulai hilirisasi tahap kedua yang mencakup 13 proyek strategis," ujar Prabowo Subianto, Presiden.

Pembangunan ini didukung oleh konsolidasi pendanaan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara untuk memastikan keberlanjutan proyek BUMN. CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa optimalisasi aset perusahaan negara menjadi landasan utama guna menjamin pendanaan yang stabil bagi seluruh proyek strategis tersebut.

"Kebutuhan solar kita masih sangat besar. Melalui biodiesel berbasis sawit, kita berupaya memperkuat pasokan dari dalam negeri," ujar Ryanto Wisnuardhy, Direktur Bisnis Holding Perkebunan PTPN III.

Rencana implementasi kebijakan biodiesel B50 diprediksi akan meningkatkan serapan bahan baku sawit di pasar domestik secara signifikan dalam waktu dekat. Di Sei Mangkei, hilirisasi mencakup sektor energi dan industri pangan fungsional guna menciptakan ekosistem industri yang lengkap.

Direktur PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menjelaskan bahwa kawasan ini akan dilengkapi pabrik oleofood untuk memproduksi 35.000 ton margarin serta 25.000 ton pengganti lemak cokelat per tahun. Selain itu, fasilitas biodiesel berkapasitas 450.000 ton per tahun disiapkan untuk beroperasi penuh pada 2028 mendatang.

"Jika diolah, nilai ekonominya bisa meningkat hingga belasan kali lipat," kata Jatmiko Santosa, Direktur PTPN IV PalmCo.

Pemerintah daerah berharap transformasi ekonomi ini dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja baru di sektor industri. Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menilai integrasi dari hulu ke hilir akan memodernisasi struktur ekonomi wilayahnya.

"Hilirisasi tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mengubah struktur ekonomi dari hulu ke hilir yang lebih modern," ujar Anton Achmad Saragih, Bupati Simalungun.

Pembangunan infrastruktur pengolahan di Sei Mangkei kini menjadi indikator utama keberhasilan visi pemerintah dalam mengatasi persoalan rendahnya nilai tambah komoditas mentah di pasar internasional.

Artikel terkait

Rekomendasi