Aryna Sabalenka kembali menunjukkan dominasinya atas Naomi Osaka pada babak keempat French Open 2026 yang berlangsung Selasa WIB. Petenis peringkat satu dunia itu berhasil memenangkan pertandingan dalam dua set langsung dengan skor akhir 7-5 dan 6-3.
Kemenangan impresif ini sekaligus mengantarkan Sabalenka melaju ke babak perempat final turnamen Grand Slam untuk ke-14 kalinya secara beruntun. Ia mengakui bahwa menghadapi Osaka memberikan tantangan tersendiri, terutama karena kekuatan pukulan lawannya yang sangat keras.
Jalannya Pertandingan Sabalenka vs Osaka
Naomi Osaka sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik dan sempat memimpin pada dua gim awal. Sabalenka terlihat sedikit kesulitan di awal laga setelah melakukan lima kesalahan sendiri, termasuk satu kali double fault.
Meski tertinggal lebih dulu, Sabalenka yang menjadi unggulan teratas segera menemukan ritme permainannya kembali. Dua pukulan forehand yang akurat membantunya mematahkan servis Osaka hingga akhirnya ia mampu membalikkan keadaan.
Penampilan servis Sabalenka dalam laga ini patut diacungi jempol karena ia berhasil mencatatkan 12 kali ace. Statistik menunjukkan bahwa ia memenangkan 83 persen poin dari servis pertama, yang merupakan pencapaian terbaiknya di Roland Garros.
Dominasi Sabalenka juga terlihat dari jumlah winner yang ia hasilkan selama pertandingan berlangsung. Petenis asal Belarusia ini mencatatkan total 39 winner, jauh mengungguli Osaka yang hanya mampu mengumpulkan 20 winner.
Ringkasan statistik pertandingan babak keempat antara Sabalenka dan Osaka:
| Kategori Statistik | Aryna Sabalenka | Naomi Osaka |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 7-5, 6-3 | Kalah |
| Jumlah Winner | 39 | 20 |
| Jumlah Ace | 12 | - |
| Poin Servis Pertama | 83% | - |
Data di atas memperlihatkan efektivitas permainan Sabalenka yang sangat stabil sepanjang dua set pertandingan. Ia menjadi salah satu dari sedikit pemain yang belum kehilangan satu set pun selama turnamen tahun ini.
Fokus Menuju Gelar Juara
Sebagai satu-satunya petenis dalam daftar undian yang pernah merasakan partai final Grand Slam, Sabalenka memiliki keunggulan pengalaman yang besar. Pada babak selanjutnya, ia dijadwalkan akan menghadapi unggulan ke-25, Diana Shnaider.
Diana Shnaider sendiri berhasil melaju ke perempat final Grand Slam pertamanya setelah melewati duel sengit tiga set melawan Madison Keys. Pertemuan antara Sabalenka dan Shnaider diprediksi akan menjadi ujian kematangan mental bagi kedua pemain.
Menanggapi banyaknya kejutan yang terjadi di Roland Garros tahun ini, Sabalenka mengaku tetap tenang dan tidak ingin terdistraksi. Ia memilih untuk memisahkan diri dari hiruk-pikuk hasil pertandingan petenis lain di sektor putra maupun putri.
Setelah nyaris meraih gelar juara setahun yang lalu, Sabalenka kini benar-benar fokus untuk menuntaskan ambisinya. Ia bertekad memberikan performa terbaik dan berjuang sekuat tenaga demi membawa pulang trofi French Open 2026 ke tangannya.