KPK Umumkan Harta Kekayaan Presiden Prabowo Subianto Capai Rp2 Triliun

KPK Umumkan Harta Kekayaan Presiden Prabowo Subianto Capai Rp2 Triliun
Foto: Ilustrasi KPK Umumkan Harta Kekayaan Presiden Prabowo Subianto Capai Rp2 Triliun.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025 milik Presiden Prabowo Subianto yang menyentuh angka Rp2.066.764.868.191 pada Selasa (12/5/2026). Total kekayaan senilai Rp2,066 triliun tersebut kini telah dipublikasikan secara resmi oleh lembaga antirasuah.

Publikasi data kekayaan ini dilakukan setelah pihak berwenang menyelesaikan proses verifikasi administratif terhadap berkas yang diserahkan. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Investor Daily, seluruh rincian aset tersebut dapat dipantau oleh masyarakat luas guna memastikan transparansi pejabat negara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa informasi mendalam mengenai sebaran harta tersebut sudah tersedia pada kanal digital resmi milik komisi.

"LHKPN Bapak Presiden sudah diverifikasi, lengkap dan saat ini sudah dipublikasikan. Sebagai bentuk transparansi, masyarakat bisa mengakses secara terbuka melalui laman elhkpn.kpk.go.id," kata Budi, Juru Bicara KPK.

Budi menambahkan bahwa tindakan Kepala Negara dalam melaporkan asetnya secara tepat waktu menjadi instrumen penting dalam skema pencegahan praktik rasuah di lingkungan pemerintahan.

"Pelaporan atas kepemilikan harta kekayaan secara patuh, baik patuh dalam ketepatan waktu maupun kelengkapan dan kebenaran pelaporan, merupakan teladan positif bagi para pejabat publik dalam upaya pencegahan korupsi," kata Budi, Juru Bicara KPK.

Data dari laman resmi LHKPN merinci bahwa aset terbesar Presiden Prabowo didominasi oleh surat berharga yang nilainya mencapai Rp1.677.239.000.000. Selain itu, terdapat kepemilikan sepuluh bidang tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa lokasi dengan nilai total aset Rp323.758.593.500.

Rincian properti tersebut meliputi lahan seluas 48.970 meter persegi di Bogor seharga Rp10 miliar serta aset di Jakarta Selatan seluas 8.365 meter persegi senilai Rp178,4 miliar. Terdapat pula lahan di Bogor seluas 10.000 meter persegi dengan nilai Rp4,5 miliar.

Untuk aset bergerak, Presiden tercatat memiliki tujuh unit mobil dan satu unit motor dengan akumulasi nilai Rp1.258.500.000. Komposisi harta lainnya terdiri dari harta bergerak lain senilai Rp16.464.523.500 serta kepemilikan kas dan setara kas yang berjumlah Rp48.044.251.191.

Artikel terkait

Rekomendasi