Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Total kekayaan yang dilaporkan mencapai angka Rp 2,06 triliun.
Laporan tersebut diserahkan pada 31 Maret 2026 untuk periode kepemilikan data sepanjang tahun 2025. Dilansir dari Kompas, aset berupa tanah dan bangunan menyumbang nilai sebesar Rp 323,76 miliar dari total kekayaan tersebut.
Dokumen LHKPN merinci bahwa Prabowo menguasai 10 titik aset properti yang berlokasi di wilayah Jakarta dan Bogor. Mayoritas kepemilikan tanah milik Presiden berada di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Secara akumulatif, luas tanah yang dimiliki Prabowo di Bogor mencapai 73.305 meter persegi. Luasan ini terbagi ke dalam delapan aset berbeda, mulai dari lahan kosong hingga kompleks bangunan rumah.
Berikut adalah daftar lengkap luas tanah dan nilai properti milik Prabowo Subianto di wilayah Bogor berdasarkan data LHKPN:
| No | Luas Tanah / Bangunan | Nilai Aset |
|---|---|---|
| 1 | 48.970 m2 (Tanah) | Rp 10 miliar |
| 2 | 8.905 m2 (Tanah) | Rp 5,46 miliar |
| 3 | 760 m2 / 760 m2 | Rp 7 miliar |
| 4 | 2.100 m2 / 2.000 m2 | Rp 58 miliar |
| 5 | 2.000 m2 / 1.800 m2 | Rp 22,34 miliar |
| 6 | 70 m2 / 61 m2 | Rp 200 juta |
| 7 | 10.000 m2 / 800 m2 | Rp 4,5 miliar |
| 8 | 500 m2 / 500 m2 | Rp 850 juta |
Aset Properti di Jakarta Selatan
Selain aset luas di Bogor, Prabowo juga tercatat memiliki dua properti dengan nilai yang cukup signifikan di kawasan Jakarta Selatan. Aset pertama memiliki luas tanah 818 meter persegi dengan bangunan 580 meter persegi senilai Rp 37 miliar.
Aset kedua di Jakarta Selatan memiliki ukuran yang jauh lebih luas, yakni tanah 8.365 meter persegi dan bangunan mencapai 2.175 meter persegi. Nilai properti besar ini dilaporkan menembus angka Rp 178,4 miliar.
Jika digabungkan, nilai total dari dua aset rumah yang berada di Jakarta tersebut mencapai kisaran Rp 215,4 miliar. Hal ini menunjukkan konsentrasi nilai properti yang tinggi di wilayah ibu kota.
Meskipun memiliki aset properti yang besar, komponen utama kekayaan Prabowo justru berasal dari surat berharga. Nilai kepemilikan pada sektor surat berharga tersebut tercatat mencapai Rp 1,67 triliun.