Ferrari Luce diperkirakan akan menyandang gelar sebagai mobil listrik dengan harga paling fantastis di pasar otomotif Australia. Kehadiran model ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pabrikan Italia tersebut karena merupakan kendaraan bertenaga baterai murni pertama mereka.
Hingga saat ini, pihak Ferrari memang belum merilis label harga resmi untuk seri Luce ini secara mendetail. Namun, Bloomberg melaporkan estimasi harga awal berada di angka 550 ribu euro atau setara dengan Rp11,4 miliar untuk wilayah Eropa.
Harga tersebut dilaporkan masih bersifat sementara dan bisa mengalami fluktuasi sekitar 10 persen sebelum pengiriman perdana pada Oktober 2026. Meskipun angka pastinya belum final, Luce diprediksi tetap akan menjadi salah satu model produksi massal Ferrari yang paling mahal.
Potensi Harga di Pasar Australia
Kenaikan harga yang signifikan di Australia sangat mungkin terjadi akibat penerapan Luxury Car Tax (LCT) atau pajak barang mewah. Jika harga dasarnya mencapai US$900 ribu, maka konsumen kemungkinan besar harus merogoh kocek hingga A$1,1 juta.
Biaya tersebut bahkan belum termasuk opsi tambahan lain serta biaya administrasi jalan seperti bea registrasi dan pajak kendaraan bermotor. Kondisi ini akan membuat Ferrari Luce melampaui harga jual berbagai mobil mewah bertenaga listrik yang ada saat ini.
Berikut adalah daftar perbandingan estimasi harga Ferrari Luce dengan beberapa model mewah lainnya di pasar Australia:
| Model Kendaraan | Estimasi Harga (Dollar Australia) |
|---|---|
| Ferrari Luce (Estimasi) | A$1.100.000 |
| Rolls-Royce Spectre Black Badge | A$933.000 |
| Ferrari 849 Testarossa | A$932.648 |
| Ferrari 12Cilindri Convertible | A$886.800 |
| Ferrari Purosangue | A$728.000 |
Tabel di atas menunjukkan bahwa posisi Ferrari Luce berada di kasta harga tertinggi jika dibandingkan dengan model Rolls-Royce maupun lini internal Ferrari lainnya. Kenaikan pajak dan biaya tambahan di Australia menjadi faktor utama yang melambungkan harga kendaraan ini.
Strategi Masa Depan Ferrari
Bagi peminat yang sudah tidak sabar, pemesanan untuk Ferrari Luce dikabarkan telah dibuka secara resmi sejak awal tahun 2026. Meski menghadirkan teknologi listrik, Ferrari tidak lantas meninggalkan identitas mesin konvensional mereka yang ikonik.
Perusahaan menegaskan bahwa mobil listrik ini akan dipasarkan berdampingan dengan unit bermesin bensin murni dan varian hybrid. Hal ini dilakukan untuk memberikan opsi yang lebih luas bagi para penggemar setia di seluruh dunia.
Terdapat beberapa poin penting mengenai target penjualan dan komposisi produk Ferrari di masa depan:
- Kendaraan listrik murni (EV) ditargetkan mampu menyumbang porsi sebesar 20 persen dari total penjualan perusahaan.
- Mayoritas penjualan sebesar 80 persen akan tetap didominasi oleh kombinasi model bermesin bensin dan teknologi hybrid.
- Target transisi komposisi produk ini diharapkan dapat tercapai sepenuhnya pada akhir dekade ini.
- Luce menjadi model pembuka jalan bagi ekosistem kendaraan ramah lingkungan Ferrari di masa mendatang.
Informasi ini menunjukkan komitmen Ferrari dalam menghadapi era elektrifikasi tanpa menghilangkan karakteristik performa tinggi mereka. Langkah strategis ini diambil guna menyeimbangkan tuntutan pasar modern dengan warisan mesin pembakaran internal.