Harga Hewan Kurban di Jambi Mulai Merangkak Naik

Harga Hewan Kurban di Jambi Mulai Merangkak Naik
Foto: Ilustrasi Harga Hewan Kurban di Jambi Mulai Merangkak Naik.

Harga hewan kurban di sejumlah pasar ternak di Jambi, termasuk Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, mulai merangkak naik menjelang peringatan Idul Adha 1447 Hijriah. Kenaikan nilai jual ini dilaporkan terjadi pada komoditas sapi dan kerbau meskipun aktivitas transaksi pasar belum menunjukkan lonjakan yang padat.

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh momentum hari raya yang semakin dekat, sebagaimana dilansir dari Cahaya. Saat ini, harga satu ekor sapi kurban di Pasar Ternak Muara Bulian dipatok sekitar Rp 20.000.000, meningkat dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp 17.500.000 per ekor.

Pahrudin, seorang pedagang ternak atau blantik, memberikan konfirmasi mengenai perubahan harga yang terjadi di lapangan seiring mendekatnya waktu pelaksanaan ibadah kurban.

"Untuk sekarang harga sapi sudah di Rp 20.000.000, tergantung ukuran," jelas Pahrudin, Pedagang Ternak.

Selain faktor musiman, Pahrudin mengamati bahwa volume penjualan saat ini masih tergolong rendah dibandingkan periode normal tahun-tahun sebelumnya. Tercatat baru sekitar 15 hingga 16 ekor hewan yang terjual, dari kapasitas biasanya yang mampu mencapai 20 hingga 30 ekor.

"Biasanya puncak pembelian ini memang dua Minggu menjelang hari raya Idul Adha," kata Pahrudin, Pedagang Ternak.

Pahrudin menambahkan bahwa lemahnya daya beli masyarakat serta rentang waktu menuju Idul Adha yang masih tersisa sekitar satu bulan menjadi alasan transaksi belum mencapai puncaknya.

Kenaikan harga juga menyasar komoditas kerbau yang kini menyentuh angka Rp 22.000.000 per ekor. Pedagang lainnya, Mulyono, menyatakan bahwa harga kerbau melonjak cukup tajam dari harga awal yang sebelumnya hanya sekitar Rp 18.000.000.

Mulyono menjelaskan bahwa penentuan harga jual di pasar tersebut sangat bergantung pada berat fisik hewan yang ditawarkan kepada konsumen.

"Untuk harga masih tergolong standar menjelang Idul Adha," tutur Mulyono, Pedagang Ternak.

Berdasarkan data berat badan, sapi dengan bobot 100 kilogram dijual senilai Rp 21.000.000, sementara sapi berbobot 70 kilogram dibanderol Rp 17.000.000 per ekor. Meskipun harga kerbau naik, minat masyarakat di Jambi terpantau masih lebih tinggi terhadap sapi.

"Diperkirakan harga hewan kurban masih berpotensi mengalami perubahan seiring meningkatnya permintaan mendekati Hari Raya Idul Adha," pungkas Mulyono, Pedagang Ternak.

Artikel terkait

Rekomendasi