Sejumlah operator SPBU swasta di wilayah Jakarta resmi melakukan penyesuaian harga jual bahan bakar minyak (BBM) per 1 Mei 2026. Kenaikan harga ini terpantau terjadi pada jenis bahan bakar diesel milik BP-AKR dan Vivo.
Dilansir dari Detik Finance, harga BP Ultimate Diesel (CN 51) di SPBU BP-AKR mengalami kenaikan sebesar Rp 5.430 per liter. Saat ini, produk tersebut dibanderol dengan harga Rp 30.890 per liter dari harga sebelumnya.
Langkah serupa juga diambil oleh manajemen Vivo untuk produk diesel mereka. Primus Plus (CN 51) kini dijual seharga Rp 30.890 per liter, yang menunjukkan adanya kenaikan nominal yang sama dengan kompetitornya, yakni Rp 5.430 per liter.
Berbeda dengan operator swasta, PT Pertamina (Persero) tercatat belum melakukan perubahan harga untuk seluruh produknya di wilayah Jakarta. Harga BBM di SPBU pelat merah ini masih mengacu pada penyesuaian terakhir yang dilakukan pada 18 April 2026.
Hingga laporan ini disusun, data mengenai harga terbaru dari SPBU Shell di wilayah Jakarta belum tersedia. Perlu dicatat bahwa ketetapan harga ini bersifat regional dan dapat memiliki selisih di luar wilayah Jakarta sesuai kebijakan badan usaha terkait.
Pihak penyedia bahan bakar mengimbau para konsumen untuk selalu memantau kanal resmi perusahaan guna mendapatkan informasi harga paling akurat sesuai domisili masing-masing.
Berikut adalah rincian harga bahan bakar minyak per liter di berbagai SPBU yang beroperasi di wilayah Jakarta mulai 1 Mei 2026:
| Jenis Bahan Bakar | Nama Produk | Harga per Liter | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Pertamina | Rp 10.000 | Tetap | Pertamina |
| Rp 6.800 | Tetap | BP-AKR | Rp 30.890 |
| Naik | Vivo | Rp 30.890 | Naik |
Kenaikan harga pada segmen diesel nonsubsidi ini menjadi sorotan utama dalam penyesuaian harga di awal bulan Mei. Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan anggaran pengeluaran bahan bakar sesuai dengan perubahan harga yang berlaku.