Sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum milik BP-AKR dan PT Pertamina (Persero) resmi mengalami kenaikan harga pada Sabtu (18/4). Penyesuaian harga ini terjadi secara signifikan pada produk jenis diesel dan bahan bakar berkualitas tinggi lainnya.
Kenaikan harga di gerai BP-AKR terpantau hanya menyasar satu jenis produk, yakni BP Ultimate Diesel. Dilansir dari Detik Finance, harga produk tersebut melonjak menjadi Rp 25.560 per liter di wilayah Bekasi Barat setelah sebelumnya berada di angka Rp 14.620 pada awal bulan ini.
Terdapat selisih harga mencapai Rp 10.940 per liter untuk jenis BP Ultimate Diesel tersebut. Sementara itu, varian BP 92 tidak mengalami perubahan nilai jual dan tetap dipasarkan seharga Rp 12.390 per liter oleh pengelola SPBU swasta tersebut.
| Produk BBM | Harga Per Liter (Rp) | Kenaikan (Rp) |
|---|---|---|
| BP Ultimate Diesel | 25.560 | 10.940 |
| Pertamax Turbo | 19.400 | 6.300 |
| Dexlite | 23.600 | 9.400 |
| Pertamina Dex | 23.900 | 9.400 |
Langkah serupa juga diambil oleh perusahaan migas pelat merah, Pertamina, yang mengerek harga tiga produk nonsubsidi mereka. Berdasarkan informasi resmi pada laman mypertamina.id, kenaikan harga ini berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex di seluruh wilayah Indonesia.
Di area Jakarta, Pertamax Turbo kini dibanderol seharga Rp 19.400 per liter, naik sebesar Rp 6.300 dari harga sebelumnya. Produk diesel unggulan seperti Dexlite dan Pertamina Dex juga mengalami lonjakan harga masing-masing sebesar Rp 9.400 per liter.
Meskipun beberapa produk mengalami kenaikan drastis, harga untuk jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 dilaporkan masih tetap stabil. Pertamax tetap dijual seharga Rp 12.300 per liter di SPBU resmi dan Rp 12.200 per liter melalui jalur distribusi Pertashop.