Gus Ipul Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Kupang 2026 Rampung Cepat, Kini Capai 75%

Gus Ipul Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Kupang 2026 Rampung Cepat, Kini Capai 75%
Foto: Gus Ipul Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Kupang 2026 Rampung Cepat, Kini Capai 75%. (Illustration by Pexels)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, melakukan kunjungan langsung untuk memantau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peninjauan yang dilakukan pada Minggu (31/5/2026) ini bertujuan memastikan proyek berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Hingga saat ini, progres pembangunan fisik sekolah tersebut dilaporkan telah menyentuh angka hampir 75 persen. Pemerintah menargetkan seluruh proses konstruksi dapat rampung sepenuhnya sebelum tahun ajaran baru dimulai pada Juli mendatang.

Fasilitas Lengkap untuk Siswa Kurang Mampu

Gedung Sekolah Rakyat permanen ini berdiri di atas lahan seluas 10 hektare yang berlokasi di Jalan Tilong Dam, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah. Gus Ipul menjelaskan bahwa gedung ini akan menjadi sarana pendidikan yang representatif bagi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Sekolah ini dirancang untuk menampung sekitar 1.000 siswa dengan fasilitas pendukung yang sangat komprehensif. Sarana yang tersedia mencakup jenjang pendidikan lengkap mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan terpadu.

Daftar fasilitas utama yang tersedia di Sekolah Rakyat Kupang antara lain:

  • Ruang kelas modern, laboratorium sains, laboratorium komputer, dan perpustakaan lengkap.
  • Asrama putra dan putri yang dilengkapi tempat tidur susun, meja belajar, serta loker pakaian.
  • Gedung serbaguna, asrama guru, pusat kegiatan ekstrakurikuler, dan sarana olahraga.
  • Fasilitas penunjang harian seperti kantin, dapur umum, hingga rumah ibadah di dalam area sekolah.

Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh fasilitas ini dibangun dengan standar nasional untuk memberikan kenyamanan bagi para siswa. Keberadaan sekolah ini diharapkan mampu memberikan dukungan pendidikan maksimal bagi anak-anak dari keluarga rentan dan kurang mampu.

Kolaborasi Teknis dengan Kementerian PU

Pembangunan gedung permanen ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sebelum proyek dimulai, tim teknis telah melakukan asesmen mendalam untuk memastikan kelaikan lahan dan keamanan struktur bangunan.

Aspek teknis seperti ketersediaan sumber air bersih, pasokan listrik, hingga faktor keamanan dari potensi bencana telah diperhitungkan secara matang. Hal ini dilakukan agar gedung sekolah tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga aman dan fungsional bagi para penghuninya.

Visi Memutus Rantai Kemiskinan

Program Sekolah Rakyat ini merupakan inisiasi dari Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga Desil 1 dan Desil 2 DTSEN. Fokus utamanya adalah memberikan pendidikan berkualitas bagi anak sekaligus memberdayakan orang tua mereka agar taraf hidup keluarga meningkat.

Melalui skema ini, pemerintah optimistis dapat memutus mata rantai kemiskinan di daerah tersebut. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menyongsong visi Indonesia Generasi Emas 2045.

Data operasional dan lokasi Sekolah Rakyat Kupang dapat dilihat pada tabel berikut:

Keterangan Detail Informasi
Lokasi Gedung Permanen Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah
Luas Lahan 10 Hektare
Kapasitas Siswa 1.000 Siswa (SD, SMP, SMA)
Target Rampung Juli 2026
Lokasi Sementara Sentra Efata Kupang, Naibonat

Sebagai informasi tambahan, Sekolah Rakyat rintisan di Kupang sebenarnya sudah mulai beroperasi sejak Juli 2025 dengan menampung 100 siswa perdana. Untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar masih menggunakan gedung di Sentra Efata Kupang sebelum nantinya berpindah ke lokasi permanen.

Gus Ipul berharap Sekolah Rakyat di Kupang ini menjadi pionir bagi wilayah lain di NTT. Ia mendorong pemerintah daerah untuk terus menyiapkan lahan layak agar pembangunan sekolah serupa dapat segera direalisasikan di berbagai kabupaten dan kota lainnya.

Artikel terkait

Rekomendasi