Gubernur Sherly Ungkap Fakta Terbaru Dampak Hilirisasi Bagi Maluku Utara di 2026

Gubernur Sherly Ungkap Fakta Terbaru Dampak Hilirisasi Bagi Maluku Utara di 2026
Foto: Gubernur Sherly Ungkap Fakta Terbaru Dampak Hilirisasi Bagi Maluku Utara di 2026. (Illustration by Pexels)

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memaparkan bagaimana kebijakan hilirisasi industri memberikan dampak besar bagi perekonomian daerah. Program ini telah mengubah status Maluku Utara dari sekadar penghasil bahan mentah menjadi pusat pertumbuhan industri nasional.

Sherly mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayahnya sempat melonjak hingga angka 34 persen pada tahun 2025 lalu. Memasuki awal tahun 2026, tren positif tersebut terus berlanjut dengan capaian angka yang tetap impresif.

Transformasi Ekonomi Melalui Industri Nikel

Masifnya program hilirisasi nikel diakui menjadi motor penggerak utama di balik pesatnya kemajuan ekonomi Maluku Utara. Kawasan ini kini telah terintegrasi penuh dalam ekosistem global baterai kendaraan listrik dan baja nirkarat.

Pada kuartal pertama tahun 2026, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut tercatat berada di level 19,6 persen. Sherly menjelaskan pencapaian ini dalam Diskusi KADIN UK & Ireland di Jakarta pada Rabu, 3 Juni 2026.

Rincian pertumbuhan ekonomi Maluku Utara dalam kurun waktu satu tahun terakhir:

  • Tahun 2025: Mencapai angka pertumbuhan sebesar 34 persen secara tahunan (year-on-year).
  • Kuartal I 2026: Mempertahankan pertumbuhan yang kuat di angka 19,6 persen.

Angka-angka tersebut menunjukkan konsistensi Maluku Utara dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Kenaikan PDRB ini sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur dan pembukaan lapangan kerja baru.

Peningkatan Kapasitas SDM dan Peran UMKM Lokal

Pemerintah Provinsi Maluku Utara kini berfokus agar manfaat hilirisasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat. Sherly mendorong agar warga lokal tidak hanya menjadi pekerja kasar, namun juga menduduki posisi strategis.

Target ke depan adalah transisi tenaga kerja dari level staf menjadi tenaga ahli, supervisor, hingga jajaran manajer. Selain itu, keterlibatan pengusaha lokal dan UMKM dalam rantai pasok industri besar menjadi prioritas utama.

Berbagai sektor layanan lokal yang diharapkan dapat masuk ke dalam ekosistem industri nikel:

  • Layanan katering dan penyediaan logistik untuk kebutuhan operasional perusahaan.
  • Jasa pemeliharaan alat, binatu, serta penyediaan peralatan keselamatan kerja.
  • Keterlibatan UMKM lokal dalam mendukung perputaran uang di dalam daerah.

Sherly berharap perusahaan raksasa nikel yang beroperasi di Maluku Utara semakin banyak menyerap jasa dari penyedia lokal. Hal ini bertujuan agar ekosistem ekonomi nikel yang besar dapat menyokong unit bisnis kecil di sekitarnya.

Indikator Kesuksesan Hilirisasi bagi Masyarakat

Bagi pemerintah daerah, kesuksesan hilirisasi tidak hanya diukur dari tingginya angka Produk Domestik Bruto semata. Indikator keberhasilan sesungguhnya adalah meningkatnya taraf hidup masyarakat di lapisan terbawah.

Peningkatan pendapatan rumah tangga serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran menjadi tujuan utama pemerintah. Sherly menegaskan pentingnya memastikan para petani dan nelayan merasakan dampak ekonomi yang lebih baik.

Program hilirisasi dianggap benar-benar berhasil jika mampu menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga. Fokus pemerintah ke depan akan terus tertuju pada penguatan ekonomi rakyat seiring majunya industri nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi